Analisis Keberhasilan Pengobatan Pasien TB Paru dan TB HIV di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v21i2.1282Kata Kunci:
DOTS, tuberculosis (TB), TB paru-HIVAbstrak
Mycobacterium tuberculosis menyebabkan Tuberkuloisis (TB), suatu penyakit menular yang paling sering menyerang paru. Penelitian bertujuan menganalisa keberhasilan terapi DOTS dilihat dari paramater pasien TB Paru dan TB Paru-HIV. Penelitian menggunakan desain studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan penelitian deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder periode Juni 2017 – Juli 2020. Analisis menggunakan model Miles and Huberman. Total sampel 305 orang, ditemukan sebanyak 83% kasus TBC paru menyelesaikan pengobatan pada fase awal dan 64% menyelesaikan fase lanjutan. Pada kasus TBC-paru HIV 93% menyelesaikan fase awal, dan 71% menyelesaikan fase lanjutan. Kombinasi dosis OAT dan ARV berhasil menurunkan konversi BTA awal pada kasus TB paru. Pengobatan dinilai sembuh pada kasus TB paru, tuntas pada kasus TB-HIV paru, dan tidak ada status kegagalan pengobatan pada kedua kelompok. Keberhasilan pengobatan pada pasien TB paru tidak berhubungan bermakna (p-value≥5%) dengan jenis OAT, jenis PMO, jenis kelamin, dan usia. Sedangkan pada pasien TB-HIV paru, keberhasilan pengobatan berhubungan bermakna (p-value <5%) dengan jenis PMO, dan tidak berhubungan (p-value≥5%) dengan jenis OAT, jenis kelamin, dan usia. Kombinasi OAT tablet FDC dan tablet lepasan yang diberikan pada kedua kasus sudah tepat dosis disertai pemberian ARV pada TBHIV sudah tepat dosis dengan hasil evaluasi berupa sembuh.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















