Tren Penggunaan Antikoagulan Oral Direk dan Warfarin pada Pasien Fibrilasi Atrium
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v21i2.1475Kata Kunci:
Antikoagulan, antikoagulan oral direk, fibrilasi atrium, warfarinAbstrak
Pengobatan yang digunakan dalam terapi fibrilasi atrium, seperti yaitu antikoagulan, yang terdiri dari antagonis vitamin K (warfarin) dan antikoagulan oral direk (dabigatran, apiksaban, rivaroksaban, dan edoksaban). Penggunaan warfarin membutuhkan pemantauan rutin protrombin time (PT) dan international normalised ratio (INR), rentang dosis terapi sempit, namun harganya lebih murah. Antikoagulan oral direk, insiden perdarahan mayor lebih rendah, kemudahan penggunaan, interaksi makanan dan obat minor, waktu paruh lebih pendek, dan kurangnya kebutuhan pemantauan laboratorium. Berdasarkan masalah tersebut, peneliti melakukan kajian untuk mengetahui tren penggunaan warfarin dan antikoagulan oral direk pada pasien fibrilasi atrium pada salah satu rumah sakit di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode longitudinal dan data bersifat retrospektif menggunakan rekam medis pasien rawat jalan periode tahun 2014 sampai tahun 2018. Tren penggunaan antikoagulan warfarin mengalami
penurunan dari 82,3% tahun 2014 menjadi 62% tahun 2016, sedangkan antikoagulan oral direk mengalami
peningkatan. Antikoagulan oral direk rivaroksaban dan dabigatran lebih banyak digunakan dibandingkan
apiksaban, dan edoksaban tidak diperoleh data penggunaannya. Hal sebaliknya pada tahun 2017 sampai
2018, dimana penggunaan warfarin mengalami peningkatan dan menyebabkan penurunan penggunaan
antikoagulan oral direk. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada berbagai pihak
baik praktisi kesehatan maupun akademisi dalam hal pemilihan terapi untuk fibrilasi atrium.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















