Antioxidant Activity Test of Corn (Zea mays L.) Silk Lip Balm Preparations with DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl) Method

Authors

  • Hartati Hartati Poltekkes Kemenkes Gorontalo ,
  • Fadli Husain Poltekkes Kemenkes Gorontalo ,
  • Nangsih Sulastri Slamet Poltekkes Kemenkes Gorontalo ,
  • Fihrina Mohamad Poltekkes Kemenkes Gorontalo ,
  • Zulfiayu Sapiun Poltekkes Kemenkes Gorontalo ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.829

Keywords:

antioxidant, corn silk, lip balm, DPPH

Abstract

Jagung sebagai komoditas utama di Provinsi Gorontalo menghasilkan limbah yang cukup
banyak. Hal ini membuat pemerintah menawarkan peluang investasi dengan memanfaatkan limbah
jagung, di antaranya rambut jagung. Studi pustaka menunjukkan bahwa rambut jagung memiliki
aktivitas antioksidan yang cukup baik, sehingga dilakukan formulasi lip balm dengan memanfaatkan
infusa rambut jagung sebagai bahan aktif. Penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen laboratorium
dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari sediaan lip balm rambut jagung (Zea mays L.)
yang diformulasi dengan menggunakan tiga konsentrasi infusa rambut jagung, yaitu Formula A (7,5%);
Formula B (15%) dan Formula C (22,5%). Sediaan dibuat dengan mencampurkan fase air (infusa rambut
jagung dan gliseril monostearat) dengan fase minyak (lanolin, beeswax, setil alkohol, paraffi n cair dan
minyak jagung) serta emulgator (span 60 dan tween 60). Hasil uji stabilitas organoleptik dan pH selama
4 minggu pengamatan menunjukkan bahwa tidak ada perubahan, baik dari segi organoleptik maupun
pH masing-masing sediaan. Aktivitas antioksidan diukur dengan menggunakan spektrofotometer UVVisibel
“SHIMADZU UV-1800†dan kuersetin (1000 μg/mL) sebagai pembanding. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa Formula B (15%) memberikan aktivitas yang lebih baik dalam meredam radikal
DPPH dengan nilai IC50 sebesar 0,987 mg/mL, Formula C (22,5%) sebesar 1,857 mg/mL dan Formula
A (7,5%) sebesar 2,909 mg/mL.

References

Downloads

Published

2020-10-28

Issue

Section

Articles