Antioxidant Compound from The Rhizomes of Kaempferia Angustifolia Collected from Purworejo, Central Java Secondary Forest

Authors

  • L.B.S. Kardono Research Center for Chemistry, Indonesian Institute of Sciences Serpong ,
  • Minarti Minarti Universitas Pancasila ,
  • B. Sutaryo Universitas Pancasila ,
  • K. Kawanishi Kobe Pharmaceutical University, Higashinada-ku, Kobe, Japan ,

Keywords:

Kaempferia angustifolia Rosc, Zingiberaceue, antikanker, DPPH radikal bebas scavenger, khalkon, ( ) krotepoksida

Abstract

Kaempferia angustifolia Rosc. (Zingiberaceae) dan K. rotunda L. di Jawa dikenal sebugai Kunci pepet dan Kunir putih. Kedua macam tumbuhan tersebut biasanya tumbuh di daerah hutan sekunder di Jawa. Rhizoma dari K. angustifolia berbentuk serbuk kering atau tunbuhan segar biasa dijual di pasar tradisional di Indonesia, dan dikenal sebagai pencegah dan pengobatan kanker secara tradisional. Ekstrak khloroform dari rhyzoma K. Angustifolia menunjukkan efek antioksidan (scavenging) yang signifikan terhadap radikal bebas 1,7-difenil2 pikril hidrasil (DPPH). (IC50 = 370 ug/mL). Dua macam senyawa dari ekstrak khloroforin telah diisolasi dan diidentifikasi. Senyawa 1, suatu khalkon yang telah dikenal, yaitu, 2'hidroksi-4', 4', 6'-trimetoksi khalkon adalah senyawa yang aktif (IC5, = 97 ug/mL). Senyuwu 2, suatu sikloheksan epoksid yang telah dikenal, (+)-krotepoksida, tidak aktif (IC;, = 690 ugi mL) Struktur senyawa 1 dan 2 diidentifikasi berdasarkan data spektroskopik, MS dan 2DNMR (HMQC dan HMBC) dan dibandingkan dengan data yang telah dipublikasikan.

References

Downloads

Issue

Section

Articles