Formulasi Sediaan Nanoemulsi Antiselulit Mengandung Kafein dan Minyak Biji Anggur (Vitis vinifera L.)

Penulis

  • Sani Ega Priani Farmasi UNISBA
  • Dinnanda Yussepina Wulansari Farmasi UNISBA ,
  • Fitrianti Darusman Farmasi UNISBA ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v19i2.1009

Kata Kunci:

Nanoemulsi, kafein, minyak biji angur, penetrasi kulit, selulit

Abstrak

Kafein adalah senyawa turunan metilxantin yang memiliki aktivitas antiselulit dengan mekanisme meningkatkan liposisis. Minyak biji anggur mengandung senyawa aktif oligoproantosianidin yang juga berfungsi sebagai antiselulit. Sistem nanoemulsi diketahui mampu meningkatkan penetrasi perkutan dari senyawa lipofilik ataupun hidrofilik seperti kafein. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan nanoemulsi kafein mengandung minyak biji anggur dengan sifat fisik yang baik dan mengetahui persen penetrasi perkutan kafein dengan pengujian secara in vitro.  Sediaan nanoemulsi dibuat menggunakan minyak biji anggur sebagai fasa minyak, tween 80 sebagai surfaktan, gliserin sebagai kosurfaktan, dengan variasi konsentrasi kafein sebagai zat aktif (1; 1,5; dan 2%). Sediaan dikarakterisasi dengan pengujian organoleptis, homogentitas, pH, viskositas, sifat alir, daya sebar, persen transmitan, distribusi ukuran globul, dan uji stabilitas fisik. Uji penetrasi perkutan dilakukan secara in vitro menggunakan sel difusi franz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan nanoemulsi mengandung kafein 1% dengan minyak biji anggur 5% sebagai fasa minyak memiliki karakteristik fisik yang baik dengan penampilan transparan, homogen, sifat alir Newtonian,  nilai transmitan 99,17 ± 0,06 %, dan  ukuran globul 101 ± 13 nm. Jumlah kafein terpenetrasi pada menit ke-180 berdasarkan pengujian secara in vitro mencapai 88,947  ± 2,828 %. Sediaan nanoemulsi kafein memiliki karakteristik dan stabilitas fisik yang baik.

Referensi

Diterbitkan

2021-10-31

Terbitan

Bagian

Articles