Efektivitas Flukonazol dalam Mencegah Infeksi Jamur Invasif pada Bayi dengan Berat Lahir Sangat Rendah: Tinjauan Sistematis dan Meta-analisis

systematic review and meta-analysis

Penulis

  • Fonny Cokro Department of Pharmacy, School of Medicine and Health Sciences, Atma Jaya Catholic University of Indonesia
  • Lorensia Yolanda Department of Pharmacy, School of Medicine and Health Sciences, Atma Jaya Catholic University of Indonesia ,
  • Shelly Caroline Department of Pharmacy, School of Medicine and Health Sciences, Atma Jaya Catholic University of Indonesia ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v20i1.1035

Kata Kunci:

antijamur, bayi, berat badan lahir sangat rendah, flukonazol, infeksi jamur invasif, pencegahan dan pengendalian

Abstrak

Infeksi jamur pada neonatus, terutama pada bayi dengan Berat Badan Lahir Sangat Rendah (BBLSR), sebagian besar disebabkan oleh jamur jenis Candida, dan dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas. Kami melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis untuk melihat besarnya efektivitas dan keamanan, khususnya penggunaan flukonazol sebagai profilaksis infeksi jamur invasif pada BBLSR atau bayi prematur menggunakan Randomized Controlled Trials (RCT) secara global. Peneliti mencari melalui MEDLINE, Cochrane, ScienceDirect, dan Garuda untuk mengidentifikasi RCT yang membandingkan efek profilaksis infeksi jamur invasif dari flukonazol dan plasebo pada bayi BBLSR. Delapan artikel RCT yang dimasukkan dalam meta-analisis ini menghasilkan 68% pengurangan risiko kolonisasi jamur (RR=0,32; interval kepercayaan 95% [CI]=0,24-0,42, p=0,00001, I-square=0%) dan 60% pengurangan risiko infeksi jamur invasif (RR=0,40; CI95%=0,22-0,72, p=0,002, I-square=56%) dengan penggunaan flukonazol. Namun demikian, flukonazol tidak signifikan menurunkan angka kematian pada bayi BBLSR (RR=0,79; CI95%=0,60-1,03; p=0,08, I-square=0%). Berkaitan dengan masalah keamanan, tidak terjadi elevasi SGOT / SGPT (RR=1,22; CI95%=0,50-3,00, p=0,66, I-square=0%) dan perforasi usus (RR=0,96; CI95%=0,25-3,68, p=0,96, I-square=59%) yang signifikan pada kelompok flukonazol. Flukonazol merupakan agen profilaksis yang efektif terhadap infeksi jamur invasif bila diberikan pada bayi prematur dengan berat lahir <1500 g, namun belum terbukti bermanfaat dalam mengurangi kematian pada bayi BBLSR.

Referensi

Diterbitkan

2022-04-25

Terbitan

Bagian

Articles