Aktivitas Anti-inflamasi Parem Instant Tradisional dari Bahan Usada Bali pada Mencit Inflamasi yang Diinduksi Karagenan
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v20i2.1076Kata Kunci:
Inflamasi, jamu, obat tradisional, parem instan, Usada BaliAbstrak
Maraknya efek samping penggunaan obat anti-inflamasi steroid dan non steroid yang digunakan dalam jangka panjang oleh pasien rematik memerlukan alternatif terapi yang relatif lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas parem instan dari Usada Bali yang diberi nama BIO-PAREM sebagai agen anti-inflamasi terhadap mencit inflamasi dengan diinduksi karagenan. Penelitian ini merupakan randomized pre-test and post-test with control group design dengan subjek 24 ekor mencit terbagi dalam empat kelompok perlakuan. Kelompok pertama sebagai kontrol negatif diberikan pembawa (aquadest), kelompok dua kontrol positif diberikan gel natrium diklofenak, kelompok tiga (P1) diberikan BIO-PAREM konsentrasi 12,5% dan kelompok 4 (P2) diberikan BIO-PAREM konsentrasi 25%. Seluruh kelompok diinduksi dengan karagenan 1% (b/v), kemudian diberikan perlakuan secara topikal dan kemudian dilakukan pengukuran perubahan volume peradangan kaki mencit menggunakan pletismometer pada jam ke-0, 1, 2, 3, dan 4. Uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney (taraf kepercayaan 95%) digunakan untuk melakukan analisis terhadap perubahan volume peradangan relatif. Dari hasil pengujian skrining fitokimia BIO-PAREM baik pada konsentrasi 12,5% maupun 25% menunjukkan adanya kandungan senyawa tannin, steroid, triterpenoid, flavonoid dan alkaloid. BIO-PAREM pada kedua konsentrasi mampu menghambat inflamasi secara bermakna jika dibandingkan dengan kontrol negatif (p<0,05), namun kedua konsentrasi tersebut menghasilkan aktivitas antiinflamasi yang sebanding (p>0,05).
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















