Penapisan Fitokimia dan Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia)

Penulis

  • Safira Nafisa Universitas Pancasila
  • Greesty Finotory Swandiny Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Erlindha Gangga Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Yulianita Ariefiyanty Zaenudin Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v19i2.1095

Kata Kunci:

Citrus aurantifolia, ekstrak etanol, aktivitas antimikroba

Abstrak

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang digunakan secara luas untuk berbagai penyakit termasuk infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak etanol 70% dan 96% daun Citrus aurantifolia terhadap mikroba penyebab infeksi pada manusia, antara lain Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, Escherichia coli, dan Candida albicans secara in vitro. Penapisan fitokimia dilakukan untuk memprediksi metabolit sekunder yang berperan dalam aktivitas antimikroba daun Citrus aurantifolia. Aktivitas antimikroba ditentukan menggunakan metode difusi agar dengan kertas cakram dan metode difusi sumuran. Penapisan fitokimia menunjukkan bahwa baik serbuk simplisia, ekstrak etanol 70%, dan ekstrak etanol 96% dari daun Citrus aurantifolia mengandung metabolit sekunder flavonoid, kumarin, saponin, tanin, steroid/triterpenoid, dan minyak atsiri. Ekstrak etanol 70% dan 96% daun Citrus aurantifolia dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, dan Escherichia coli. Dengan demikian dapat disimpulkan ekstrak etanol daun Citrus aurantifolia berpotensi dikembangkan sebagai produk antibakteri.

Referensi

Diterbitkan

2022-10-31

Terbitan

Bagian

Articles