Optimasi CMC-Na dan Gliserin dalam Sediaan Gel Ekstrak Lidah Buaya secara Simplex Lattice Design

Penulis

  • Martina Indah Anita Faculty of Pharmacy, Sanata Dharma University Campus III, Sleman, DIY Yogyakarta 55282, Indonesia ,
  • Agatha Budi Susiana lestari Faculty of Pharmacy, Sanata Dharma University Campus III, Sleman, DIY Yogyakarta 55282, Indonesia ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v21i1.1226

Kata Kunci:

CMC-Na, ekstrak lidah buaya, gel, gliserin, simplex lattice design

Abstrak

Lidah buaya (Aloe barbandesis Mill.) merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat salah satunya sebagai antibakteri. Ekstrak lidah buaya terbukti memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Ekstrak lidah buaya dicoba untuk diformulasikan dalam bentuk sediaan gel karena kelebihan dari sediaan gel seperti mudah diaplikasikan pada kulit, tidak lengket dan mudah dicuci dengan air sehingga mempermudah dalam penggunaannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni yang bertujuan untuk mendapatkan komposisi CMC-Na sebagai gelling agent dan gliserin sebagai humektan yang optimal sehingga menghasilkan sifat fisik dan stabilitas fisik sediaan gel yang baik menggunakan metode optimasi Simplex Lattice Design. Hasil respon daya sebar, viskositas, pergeseran viskositas, dan pergeseran daya sebar digunakan untuk menentukan formula optimum. Data hasil uji dianalisis dengan ANOVA satu arah menggunakan Software Design Expert. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan formula optimum yaitu pada formula 1, 2, dan 3 dengan konsentrasi CMC-Na dan gliserin secara berturut-turut yaitu 1,500 g dan 1,750 g; 1,563 g dan 1,688 g; dan 1,625. Selain itu, formula 1, 2, dan 3 memenuhi parameter sifat fisik dan stabilitas fisik gel.

Referensi

Diterbitkan

2023-04-30

Terbitan

Bagian

Articles