Kejadian Efek Samping Kinin pada Pasien Malaria di RSUD Bontang, Kalimantan Timur

Penulis

  • NITA RISTIAWATI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES ,

Kata Kunci:

Kinin, malaria berat, efek samping, respon klinik, algoritme Naranjo, simetidin

Abstrak

 Kinin intravena injeksi direkomendasi pada pasien malaria berat sampai pasien mampu menggunakan formulasi oral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memonitor efek samping yang timbul selama pemberian kinin pada penderita malaria di RSUD Bontang dan mengevaluasi  keterkaitan penggunaan  obat lain yang dapat meningkatkan kejadian efek samping kinin. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan studi deskriptif, mengumpulkan data secara prospektif. Monitoring efek samping dilakukan  berdasarkan  data kualitatif, melalui pengamatan klinis sebelum dan setelah pasien menerima kinin. Kejadian efek samping dievaluasi berdasarkan Algoritme Naranjo untuk menentukan possible (nilai 1-4), probable (nilai 5-8) dan definite (nilai 9). Dari hasil penelitian ditemukan  sebanyak  32 pasien (88,89 %) mengalami efek samping kinin, sedangkan 2 pasien  (5,55 %) tidak sama sekali  mengalami efek samping yang berarti. Sebanyak 7 pasien (19,44 %) yang menggunakan simetidin, 6 pasien diantaranya (16,67 %) mengalami lebih dari 2 efek samping. Kemungkinan adanya pengaruh simetidin pada clearance kinin sehingga kadar kinin dalam darah meningkat, yang mungkin meningkatkan risiko kejadian efek samping  kinin.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2015-04-30

Terbitan

Bagian

Articles