Karakteristik Beberapa Biji Kopi Arabika Komersil di Indonesia

Penulis

  • Yesi Desmiaty Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Liliek Nurhidayati Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila , Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jalan Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12640, Indonesia
  • Ni Made Dwi Sandhiutami Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Reczky Muhammad Ramdhan Hasan Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Kharinta Adella Meynderth Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,
  • Dianita Ayu Noviastuti Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v20i2.1277

Kata Kunci:

Antioksidan, kandungan flavan-3-ol, kandungan kafein, TFC, TPC

Abstrak

Kopi arabika merupakan salah satu komoditas andalan sektor perkebunan Indonesia. Perbedaan geografis dan lingkungan tempat kopi tumbuh dapat mempengaruhi karakteristik, kandungan fitokimia, dan aktivitas antioksidan biji kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan dari 10 jenis biji kopi arabika komersial di Indonesia. Telah dilakukan ekstraksi pada 10 biji kopi Arabika Indonesia secara maserasi kinetik 1 jam dengan pelarut etanol 70%, kemudian diuapkan. Masing-masing ekstrak diperiksa morfologi, penapisan fitokimia, uji kadar kafein menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi, kadar flavan-3-ol menggunakan reagen vanillin dan HCl, kadar flavonoid total (TFC) dan kadar polifenol total (TPC) serta penentuan antioksidan menggunakan metode DPPH dan FRAP. Semua sampel biji kopi menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, triterpenoid, kumarin, dan tanin. Penentuan kandungan fitokimia menunjukkan kadar kafein 0,15-0,29%; kandungan flavan-3-ol 4,85-12,38cat/g ekstrak; TFC 9,71–23,67QE/g ekstrak; dan TPC 21,8–76,26GAE/g ekstrak. Pengujian kapasitas antioksidan menggunakan DPPH menunjukkan efek penghambatan dengan nilai IC₅₀ yang bervariasi yaitu 19,49 - 81,41 g/mL dan menggunakan metode FRAP memberikan nilai IC₅₀ 18,01-61,2 g/mL. Penelitian ini
menunjukkan bahwa sepuluh sampel kopi Arabika Indonesia memiliki karakteristik fitokimia yang sama
dan juga memiliki aktivitas antioksidan yang penting, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan
menjadi nutrasetikal antioksidan.

Referensi

Diterbitkan

2022-10-31

Terbitan

Bagian

Articles