Mekanisme Molekuler Imunomodulasi oleh Huangqi (Astragali Radix) Menggunakan Sistem Farmakologi Jejaring

Penulis

  • Raymond Rubianto Tjandrawinata Fakultas Bioteknologi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya ,
  • Anindini Winda Amalia Pengobatan Tradisional Tiongkok/Fakultas Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata ,
  • Hartati Tuna Pengobatan Tradisional Tiongkok/Fakultas Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata ,
  • Viedya Novalinda Said Pengobatan Tradisional Tiongkok/Fakultas Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata ,
  • Santi Tan Dexa Laboratories of Biomolecular Sceinces, Dexa Group ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v20i2.1301

Kata Kunci:

Astragalus membranaceus (Fisch.) Bge. var. mongholicus (Bge.) Hsiao, farmakologi jejaring, Huangqi, imunomodulasi

Abstrak

Astragali Radix (Astragalus membranaceus (Fisch.) Bge. var. mongholicus (Bge.) Hsiao, juga dikenal sebagai Huangqi) telah digunakan untuk meningkatkan stamina dan sistem kekebalan selama ribuan tahun, tetapi komponen bioaktif dan mekanismenya yang tidak jelas sangat membatasi aplikasi klinisnya. Dalam penelitian ini, untuk pertama kalinya, farmakologi jejaring digunakan untuk menginvestigasi mekanisme molekuler Huangqi beserta komponen bioaktifnya yang berperan penting pada peningkatan sistem imun. Sejumlah 1.430 protein target terkait imunomodulasi dikumpulkan dari basis data genom manusia, dengan 171 protein target terkait Huangqi dikumpulkan dari 20 komponen bioaktifnya, menghasilkan 60 protein target yang beririsan. Selanjutnya, analisis pengayaan untuk jejaring target umum dan jejaring interaksi protein-protein (PPI) dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Huangqi memengaruhi modulasi limfosit (sel B dan sel T), sel pembunuh alami, makrofag, sitokin, imunoglobulin, dan transduksi sinyal imun. Dalam batas tertentu, penelitian ini mengungkapkan komponen bioaktif potensial dan mekanisme farmakologis Huangqi pada imunomodulasi, dan memberikan arah untuk pengembangan obat baru untuk pengobatan defisiensi sistem kekebalan tubuh.

Referensi

Diterbitkan

2022-10-30

Terbitan

Bagian

Articles