Sifat Fisika dan Kimia, Indeks Iritasi dan Aktivitas Anti-inflamasi dari Salep Minyak Atsiri Syzygium aromaticum dengan Penambahan Enhancer

Penulis

  • Muhammad Alfian Departement of Pharmaceutical Technology, Faculty of Halal Industry, Universitas of Nahdlatul Ulama Yogyakarta, Yogyakarta, Special District of Yogyakarta, 55162, Indonesia ,
  • Nining Sugihartini Departement of Pharmaceutical Technology, Faculty of Pharmacy, Universitas of Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Special District of Yogyakarta, 55162, Indonesia ,
  • Sapto Yuliani Departement of Pharmacology, Faculty of Pharmacy, Universitas of Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Special District of Yogyakarta, 55162, Indonesia ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v21i2.1385

Kata Kunci:

Enhancer, minyak atsiri Syzygium aromaticum, salep

Abstrak

Berdasarkan penelitian sebelumnya, salep minyak cengkeh basis larut air memiliki sifat fisik dan indeks iritasi yang optimal dengan konsentrasi 2,5% dan 5% pada basis hidrokarbon. Pengembangan dilakukan dengan penambahan asam oleat dan propilen glikol sebagai enhancer dengan komposisi 7:3 dalam basis larut air dan 0:100 dalam basis hidrokarbon. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan enhancer terhadap sifat fisik, kimia, indeks iritasi dan aktivitas anti-inflamasi salep dalam basis larut air dan hidrokarbon. Salep dievaluasi sifat fisik (viskositas, daya lekat dan daya sebar), kimia (pH), indeks iritasi menggunakan kelinci dan aktivitas anti-inflamasi menggunakan mencit dengan menghitung tebal epidermis dan ekspresi COX-2. Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan nilai pH yang signifikan antara kedua salep (P>0,05). Salep dalam basis larut air memiliki viskositas dan daya rekat yang lebih tinggi, daya sebar lebih rendah daripada hidrokarbon. Penambahan enhancer pada kedua salep tidak menimbulkan iritasi, tebal epidermis kelompok salep larut air dan hidrokarbon rerata 3,81±0,40 μm dan 4,22±0,15 μm, sedangkan jumlah sel yang mengekspresikan COX-2 rerata 18,24±6,51 dan 21,01±5,96. Dapat disimpulkan formulasi minyak cengkeh dalam basis larut air dengan penambahan enhancer propilen glikol dan asam oleat (70:30) menghasilkan sifat fisik, kimia, indeks iritasi dan aktivitas anti-inflamasi yang lebih baik dibandingkan dengan salep hidrokarbon.

Referensi

Diterbitkan

2023-10-19

Terbitan

Bagian

Articles