Potensi Stabilisasi Membran Sel dari Ekstrak Berbeda Kepolaran Sirih Bumi (Peperomia pellucida [L.] Kunth) sebagai Agen Antiinflamasi
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v21i2.1440Kata Kunci:
Anti-inflamasi, dillapiol, membran, Peperomia pellucidaAbstrak
Sirih bumi (Peperomia pellucida [L.] Kunth.) termasuk tanaman gulma yang kaya akan manfaat farmakologis. Salah satu efek yang dilaporkan yaitu antiinflamasi. Banyak penelitian dilakukan untuk membuktikan aktivitas antiinflamasi dari ekstrak sirih bumi. Namun belum diketahui ekstrak dengan jenis pelarut yang mana memiliki efek terbaik. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis ekstrak yang memiliki aktivitas antiinflamasi terbaik dari sirih bumi. Aktivitas antiinflamasi dinilai dari efek stabilisasi membran sel darah merah secara in vitro. Penelitian kemudian dilanjutkan dengan studi pustaka terkait senyawa kimia kandungan jenis ekstrak terbaik. Untuk mengetahui prediksi senyawa yang bertanggung jawab terhadap aktivitas dan potensinya, dilakukan beberapa uji in silico seperti PASS online, Pre-ADMET, dan Protox II. Hasil uji menunjukkan ekstrak etil asetat pada konsentrasi 200 μg/mL menunjukkan aktivitas yang sebanding dengan aspirin pada konsentrasi yang sama. Aktivitas dari ekstrak ini semakin meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak. Enam senyawa dilaporkan diisolasi dari jenis ekstrak ini. Apiol, dillapiol, dan derivatnya yaitu 6-allil-5-metoksi-1,3-benzodioksol-4-ol serta β-sitosterol-D-glicopyranoside diprediksi menjadi senyawa yang memiliki efek antiinflamasi dengan mekanisme penghambatan permeabilitas membran dari ekstrak etil asetat. Ekstrak etil asetat merupakan jenis ekstrak dengan aktivitas antiinflamasi terbaik dari sirih bumi.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















