Tingkat Kejadian Hipoglikemia pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Peserta JKN dan Non-JKN pada Masa Pandemi COVID-19 di Kalimantan Tengah

Penulis

  • Putu Rika Veryanti Departement of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Indonesia, Depok, West Java, 16424, Indonesia ,
  • Ratu Ayu Dewi Sartika Departement of Public Health Nutrition, Faculty of Public Health, Universitas Indonesia, Depok, West Java, 16424, Indonesia ,
  • Rani Sauriasari Departement of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Indonesia, Depok, West Java, 16424, Indonesia ,
  • Berna Elya Departement of Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Indonesia, Depok, West Java, 16424, Indonesia ,
  • Rara Merinda Puspitasari Universiti Kuala Lumpur, Royal College of Medicine Perak, Ipoh, Perak, 30450, Malaysia ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v21i2.1477

Kata Kunci:

DMT2, JKN, pandemi COVID-19, tingkat kejadian hipoglikemia

Abstrak

Penerapan program pembatasan kegiatan masyarakat selama pandemi COVID-19 di Indonesia berdampak pada pelayanan kesehatan diabetes melitus tipe 2 (DMT2). Hal ini meningkatkan risiko hipoglikemia pada pasien DMT2. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kejadian hipoglikemia pada pasien DMT2 peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) dan non-JKN pada masa pandemi COVID-19 di Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan di RSUD X Kalimantan Tengah. Data dikumpulkan secara consecutive sampling dari Bulan September-November 2021. Enam puluh dua (62) peserta dibagi menjadi dua kelompok: kelompok JKN dan non-JKN dengan masing-masing 31 peserta. Pasien diwawancara terkait pengalaman hipoglikemia yang dialami dalam tiga bulan terakhir. Tingkat kejadian hipoglikemia pada kelompok non-JKN lebih tinggi dibandingkan kelompok JKN (93,55% vs 87,10%; p>0,05). Hipoglikemia paling banyak dialami oleh pasien DMT2 penggunaan kombinasi insulin kerja pendek dan insulin kerja panjang. Tingkat kejadian hipoglikemia pada pasien DMT2 Peserta JKN dan Non-JKN pada masa pandemi COVID-19 di RSUD X Kalimantan Tengah relatif tinggi. Pada penelitian selanjutnya, perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi hipoglikemia pada DMT2.

Referensi

Diterbitkan

2023-10-16

Terbitan

Bagian

Articles