Metoda Penyiapan Konjugat (DOTA)n-[Dendrimer PAMAM]-(Trastuzumab)m Sebagai Bahan Radiofarmaka Radioimunoterapi (177Lu-DOTA)n-[Dendrimer PAMAM]- (Trastuzumab)m

Penulis

  • RIEN RITAWIDYA Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, Kawasan Puspiptek Serpong ,
  • SRI SETYOWATI Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, Kawasan Puspiptek Serpong ,
  • CECEP TAUFIK RUSTENDI Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, Kawasan Puspiptek Serpong ,
  • MASKUR MASKUR Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, Kawasan Puspiptek Serpong ,
  • MARTALENA RAMLI Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, Kawasan Puspiptek Serpong ,
  • BASUKI HIDAYAT UNIVERSITAS PADJAJARAN ,
  • MUHAMMAD SUBUR Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, Kawasan Puspiptek Serpong ,
  • ABDUL MUTALIB UNIVERSITAS PADJAJARAN ,
  • JOHAN MASHYUR UNIVERSITAS PADJAJARAN ,

Kata Kunci:

0641/ff/13

Abstrak

Radioimunoterapi adalah terapi kanker yang memanfaatkan sifat spesifitas antibodi monoklonal dan efektivitas radionuklida pemancar radiasi alfa atau beta dalam menghancurkan sel kanker. Antibodi monoklonal humanized IgG1, trastuzumab, berinteraksi terarah secara selektif ke domain ekstraselular Human Epidermal Growth Factor Receptor-2 (HER-2). HER-2 merupakan reseptor target untuk terapi kanker payudara karena jenis kanker ini mengekspresikan berlebih HER-2. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metoda penyiapan konjugat (DOTA)n-[Dendrimer PAMAM]-(trastuzumab)m sebagai prekursor untuk pembuatan radioimukonjugat, (177 Lu-DOTA)n - PAMAM-(trastuzumab)m yang berpotensi untuk terapi kanker  payudara.  Sintesis  konjugat  (DOTA)n- [ Dendrimer PAMAM ]- (trastuzumab)m dilakukan dengan beberapa tahapan reaksi konjugasi. Karakterisasi hasil sintesis konjugat yang  dilakukan dengan sistem HPLC menggunakan kolom size exclusion (SE) dan detektor UV-Visible menunjukkan adanya serapan konjugat pada tR (waktu retensi) 10,53 menit, sehingga dapat dibedakan dari trastuzumab yang pada sistem tersebut menghasilkan serapan pada tR 10,70 menit. Kemurnian konjugat diuji dengan penandaan konjugat  tersebut menggunakan 177Lu dan kromatogram HPLC-nya diverifikasi dengan kromatogram 177Lu-EDTA, 177Lu-DOTA, dan 177Lu-DOTA-dendrimer- PAMAM sebagai uji non specific binding (NSB). Hasil menunjukkan bahwa kompleks 177Lu-konjugat pada Rf <0,3 sedangkan uji NSB menghasilkan kompleks 177Lu-EDTA,  177Lu-DOTA, dan 177Lu-EDTA pada Rf >0,6.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2014-09-30

Terbitan

Bagian

Articles