Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Menggunakan Kolom Oktil Silika Fully Endcapped Residual Silanol pada Pemisahan Kotinin dan 3-Hidroksikotinin dalam Sampel Urin

Penulis

  • CHRISTINE PATRAMURTI UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • SUDIBYO MARTONO UNIVERSITAS SANATA DHARMA ,
  • SUGIYANTO SUGIYANTO UNIVERSITAS SANATA DHARMA ,
  • ARIEF NURROCHMAD UNIVERSITAS SANATA DHARMA ,

Kata Kunci:

Kotinin, 3-hidroksikotinin, pemisahan, kolom oktil silika, KCKT

Abstrak

Kotinin (COT) dan 3-hidroksikotinin (3-HCOT) merupakan metabolit nikotin yang dikeluarkan melalui urin. Perubahan nikotin menjadi COT dan 3-HCOT diperantarai oleh enzim sitokrom P450 2A6 (CYP 2A6). Akitivitas enzim ini dapat diprediksi dari nilai rasio kadar 3-HCOT terhadap COT. Oleh karena itu nilai rasio 3-HCOT terhadap COT banyak digunakan pada studi fenotipe dan polimorfisme enzim tersebut. Pada penelitian ini, isolasi COT dan 3-HCOT dari sampel urin dilakukan dengan teknik isolasi cair-cair secara bertingkat. Analisis simultan COT dan 3-HCOT dilakukan dengan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) fase terbalik menggunakan kolom oktil silika (C8; Shimadzu 250×4,6 mm, 5μm) fully endcapped residual silanol. Larutan standar internal (SI) yang digunakan adalah asetanilid. Sistem fase gerak yang dapat memisahkan COT, 3-HCOT dan SI adalah campuran metanol : amonium asetat 5mM (50:50) pada kecepatan alir 0,8 mL/menit. Nilai waktu retensi (tR) ketiga senyawa kurang dari 10 menit, dengan nilai peak tailing factor (tf) kurang dari 2. Nilai resolusi (Rs) 3-HCOT terhadap COT adalah 2,67, sedangkan nilai Rs COT terhadap SI adalah 8,84

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2014-04-30

Terbitan

Bagian

Articles