Evaluasi Hasil Edukasi Farmasis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Dr. Sardjito Yogyakarta

Penulis

  • SESILIA ANDRIANI KEBAN UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • LUTFAN BUDI PURNOMO UNIVERSITAS GADJAH MADA ,
  • MUSTOFA MUSTOFA UNIVERSITAS GADJAH MADA ,

Kata Kunci:

edukasi farmasis, pengetahuan, kepatuhan, DM tipe-2

Abstrak

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolik akibat defek pada sekresi insulin, aksi insulin, atau keduanya. Jumlah penderita DM akan meningkat apabila tidak disusun strategi pencegahan dan pengontrolan DM secara tepat. Edukasi terbukti penting dalam meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, dan kontrol glikemik pada pasien DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil edukasi farmasis terhadap tingkat pengetahuan, tingkat kepatuhan pengobatan dan diet, serta terhadap nilai A1C pasien DM tipe 2 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan menggunakan rancangan Non-randomized Concurrent Control Trial secara prospektif. Banyaknya subyek yang direkrut didasarkan atas waktu yaitu selama tiga bulan dan subyek diambil dengan metode consecutive sampling. Dua kelompok penelitian yaitu kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi selama 3 bulan dan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan edukasi. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan uji t independen dan berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien kelompok kontrol dengan sendirinya mengalami kenaikan pada tingkat pengetahuan dan kepatuhan. Selain itu pasien kelompok tersebut juga mengalami penurunan nilai A1C, namun penurunan tersebut tidak sebesar pasien pada kelompok intervensi. Kepatuhan pasien terhadap diet tidak mengalami perbaikan baik pada kelompok kontrol maupun intervensi. Dapat disimpulkan bahwa edukasi farmasis dapat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pengobatan, serta menurunkan nilai A1C pasien DM tipe 2.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2013-04-30

Terbitan

Bagian

Articles