Validasi Metode Kromatografi Lapis Tipis untuk Penentuan Konsentrasi Kurkumin dalam Sampel Disolusi yang Mengandung Ektrak Curcuma longa

Penulis

  • DEWI SETYANINGSIH Sanata Dharma University ,
  • YOSI BAYU MURTI Gadjah Mada University ,
  • ACHMAD FUDHOLI Gadjah Mada University ,
  • WOUTER L.J. HINRICHS University of Groningen ,
  • ROCHMAT MUDJAHID Medicinal Plant and Traditional Medicine Research and Development (B2P2TOOT ,
  • SUDIBYO MARTONO Gadjah Mada University ,
  • TRIANA HERTIANI Gadjah Mada University ,

Kata Kunci:

Curcuma longa, curcumin, solid dispersion, dissolution, thin layer chromatography

Abstrak

Kurkumin merupakan senyawa lipofilik dengan permasalahan bioavailabilitas setelah pemberian oral. Meningkatkan laju disolusi menjadi strategi utama untuk meningkatkan bioavailabilitas kurkumin. Seiring dengan perkembangan formulasi, metode analisis yang cepat dan sederhana diperlukan untuk menentukan konsentrasi kurkumin dalam medium disolusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan memvalidasi metode kromatografi lapis tipis (KLT) untuk analisis kurkumin dalam medium disolusi yang mengandung 0,5% b/v sodium lauryl sulfate (SLS) dalam 20 mM dapar fosfat. Formulasi dispersi padat ekstrak Curcuma longa dalam matriks polyvinylpyrrolidone K30 dan campuran fisiknya dilarutkan dalam media yang mengandung 0,5% b/v SLS dalam 20 mM buffer fosfat (pH 6,0). Sampel disolusi yang telah ditotolkan pada lempeng KLT dikembangkan dalam beberapa komposisi eluen. Faktor retardasi (Rf), resolusi (Rs), dan faktor asimetri (As0.05) dievaluasi.
Komposisi eluen yang optimal dari kloroform, etanol, dan 2% asam asetat memberikan pemisahan sempurna puncak kurkumin dari puncak senyawa derivat kurkumin dengan Rf 0,50, Rs 2,62 dan As0,05of 0,87. Linearitas diperoleh pada 5-30 μg/ mL yang ditunjukkan oleh nilai r 0,9965. Metode KLT ini memberikan presisi dan akurasi sesuai dengan regulasi dengan RSD ≤ 3,50 dan perolehan kembali 94-105%.

Referensi

Diterbitkan

2017-09-04

Terbitan

Bagian

Articles