Aktivitas Antimalaria Ekstrak Kulit Batang Cempaka Kuning Terhadap Plasmodium Falciparum 3D7

Penulis

  • NI PUTU ARIANTARI UNIVERSITAS UDAYANA ,
  • NI LUH RUSTINI UNIVERSITAS UDAYANA ,
  • LIDYA TUMEWU INSTITUTE OF TROPICAL DISEASE ,
  • ACHMAD FUAD HAFID UNIVERSITAS AIRLANGGA ,
  • ATY WIDYAWARUYANTI UNIVERSITAS AIRLANGGA ,

Kata Kunci:

Cempaka kuning, Michelia champaca, Plasmodium falciparum 3D7, antimalaria, ekstrak

Abstrak

Cempaka kuning (Michelia champaca) merupakan tanaman dari suku Magnoliaceae, yang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan demam. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas antimalaria ekstrak kulit batang cempaka kuning secara in vitro terhadap Plasmodium alcipamm 3D7. Kulit batang cempaka kuning diekstraksi dengan n-heksana, kloroform dan metanol sehingga diperoleh ekstrak n-heksana, ekstrak kloroform dan ekstrak metanol. Ketiga ekstrak tersebut selanjutnya diuji aktivitas antimalarianya. Skrining titokirnia terhadap ketiga ekstrak tersebut menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana mengandung minyak atsiri dan terpenoid, ekstrak kloroform mengandung minyak atsiri, terpenoid dan llavonoid, serta ekstrak metanol mengandung minyak atsiri, terpenoid, flavonoid, tanin dan glikosida. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ketiga ekstrak yang diuji aktif secara in vitro terhadap P. falciparum 3D7, dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 0,36 µg/mL untuk ekstrak n-heksana; 0,24 µg/mL untuk ekstrak kloroform dan 1,00 µg/ mL untuk ekstrak metanol. Ekstrak kulit batang Cempaka kuning memiliki aktivitas antimalaria sangat baik dan potensial untuk dikembangkan sebagai antimalaria.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2013-04-30

Terbitan

Bagian

Articles