Uji Penyembuhan Luka dan Potensi Iritasi Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis)

Penulis

  • SRI HARTATI YULIANI UNIVERSITAS GADJAH MADA ,

Kata Kunci:

Anredera cordifolia (Ten) Steenis, penyembuh luka, ekstrak etanol, potensi iritasi

Abstrak

Binahong (Anredera cordi olia (Ten) Steenis) telah banyak digunakan oleh masyarakat sebagai penyembuh luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyembuh luka dan potensi iritasi dari ekstrak etanol daun Binahong. Daun Binahong kering diblender dan diayak menggunakan ayakan no. 40. Serbuk kering daun binahong dimaserasi dengan 10 kali volume etanol 96% selama 90 menit dengan pengadukan 200 rpm. Hasil maserasi disaring dan dipekatkan hingga seperempatnya, kemudian dicampur homogen dengan basis gel masing-masing dengan kadar 2,5%; 5%; 10% dan 20%. Masing-masing gel diuji aktivitas penyembuhannya dengan metode incision wound pada mencit jantan galur swiss dengan berat 25-30 g. Mencit dikelompokkan menjadi 7 kelompok yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol pembawa, kontrol positif (Bioplacenton®) dan 4 kelompok perlakuan. Potensi iritasi ekstrak diuji dengan metode hen’s egg teS corioallantal'c membrane (HET-CAM). Kontrol positif untuk uji iritasi adalah asam laktat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitaspenyembuhan luka tertinggi diperlihatkan'oleh sampel dengan kadar ekstrak 5% dengan aktivitas penyembuhan luka sebesar 63,3%. Iritasi terjadi pada penggunaan kadar ekstrak etanoi daun binahong 10% dan 20%.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2013-04-30

Terbitan

Bagian

Articles