Efek Hipoglikemik Kombinasi Infus D

Penulis

  • GUNAWAN PAMUDJI WIDODO UNIVERSITAS SETIA BUDI ,
  • RINA HEROWATI UNIVERSITAS SETIA BUDI ,
  • BETA K. PRAMUDYAWARDHANI UNIVERSITAS SETIA BUDI ,

Kata Kunci:

daun Muntingia calabura, metformin, glibenklamid, Na2EDTA, antidiabetes

Abstrak

Daun talok (Muntingia calabura L.) merupakan tanaman obat tradisional yang mengandung flavonoid, saponin, polifenol dan tanin yang secara empiris telah digunakan untuk terapi diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek hipoglikemik kombinasi infus daun talok dengan metformin dan dengan glibenklamid pada tikus diabetes yang diinduksi Na2EDTA. Kondisi diabetes pada hewan uji diinduksi dengan Na2EDTA dosis 70 mg kg bb selama 3 hari. Kelompok kontrol negatif diberikan suspensi CMC-Na 50 mg/kg bb, kelompok kedua diberi glibenklamid 0,9 mg kg bb, kelompok ketiga diberikan metformin 90 mg kg bb, kelompok keempat diberikan 900 mg kg bb infus daun talok, kelompok kelima diberikan kombinasi infus daun dengan glibenklamid (450 mg : 0,45 mg kg bb), kelompok keenam diberikan kombinasi infus daun talok-metformin (450 mg : 45 mg/kg bb). Kadar gula darah diukur pada hari ke-O, ke-4 dan ke-7. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA satu arah (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kombinasi dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signiiikan. Perlakuan dengan kombinasi infus daun talok dan glibenklamid menunjukkan efek hipoglikemik lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok lain yang diberi perlakuan dengan obat tunggalnya, sedangkan perlakuan dengan kombinasi infus daun talok dan metformin menunjukkan efek hipoglikemik yang setara dengan kelompok perlakuan obat tunggalnya.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2012-09-30

Terbitan

Bagian

Articles