Uji Sitotoksisitas Fraksi Aktif dan Senyawa Murninya yang Dihasilkan oleh Kapang Endoiit Tanaman Obat dari Lombok Timur terhadap Sel MCF-7

Penulis

  • ERWAHYUNI ENDANG PRABANDARI INSTITUTE PERTANIAN BOGOR ,
  • TUN TEDJA IRAWADI BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI ,
  • WAHONO SUMARYONO BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI ,

Kata Kunci:

sitotoksitas, Artemia salina, BSLT, Curvularia Iunata, Cibatium barometz, MCF-7

Abstrak

Telah dilakukan penapisan toksisitas 36 fungi endofit dari tanaman obat berasal dari Lombok Timur. Isolat dikultivasi pada 100 mL medium potato dextrose yeast extract dalam Erlenmeyer 250 mL, suhu 28°C dan kecepatan pengocokan 150 rpm selama 10 hari. Kaldu fermentasi diekstrak menggunakan butanol, etil asetat dan dikhloromethan. Ekstrak dipekatkan menggunakan konsentrator vakum, diuji sitotoksisitasnya terhadap larva Artemia salina menggunakan metode BSLT. Penapisan pertama pada konsentrasi 100 mg/L diperoleh 9 ekstrak aktif dari 108 ekstrak uji. Penapisan lanjutan berdasarkan LC50 menunjukkan bahwa yang paling aktif adalah ekstrak etil asetat dari kapang endofit ENLT 74.3d.2 dengan LC50 30,21 mg/L. Fungus ini diisolasi dari tanarnan Cibotium barometz, dan dideskripsikan sebagai Curvularia lunata. Ekstrak teraktif difraksinasi menggunakan kolom silica gel 60 dan dielusi secara gradien bertahap menggunakan heksan, etil asetat, dan metanol. Pengujian fraksi fraksi menunjukkan bahwa fraksi etil asetat adalah fraksi teraktif dengan LC 50 = 4,69 mg/L. Senyawa aktif dimurnikan menggunakan kromatograii cair kinerja tinggi dengan fasa diam C18 dan fasa gerak asetonitril air secara gradien 15%-100% dalam 25 menit. Senyawa aktifmempunyai waktu retensi 14-16 menit dan serapan maskimum pada Î» = 233 nm dan pada konsentrasi konsentrasi 5 mg/L. mampu menghambat 28% proliferasi sel MCF-7.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2012-04-30

Terbitan

Bagian

Articles