Produksi Beta-Glukan dari Saccharomyces cerevisiae dan Aktivitas Antioksidan pada Sel Darah Merah yang Diinduksi t-BHP

Penulis

  • KUSMIATI KUSMIATI LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA ,
  • NI WAYAN S. AGUSTINI LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA ,
  • SWASONO R. TAMAT UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • BAYU RIANTO UNIVERSITAS PANCASILA ,

Kata Kunci:

Saccharomyces cerevisiae, β-glukan, antioksidan, sel darah merah

Abstrak

Beta glukan merupakan polisakarida yang dapat ditemukan pada sereal, khamir, bakteri, dan alga. Beta glukan yang dihasilkan oleh Saccharomyces cerevisiae memiliki kemampuan meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan Î²-glukan yang dihasilkan oleh tiga galur Saccharomyces .sp yaitu BRl , BR2, dan SC. Uji aktivitas antioksidan dilakukan secara in vitro pada sel darah merah (SDM) yang diinduksi t BHP dengan cara mengamati tingkat aktifitas katalase, aktiiitas SOD, dan kadar MDA hasil peroksidasi lipid. Percobaan dilakukan pada 6 kelompok, yaitu: kontrol SDM normal, kontrol negatif, kontrol positif (+ vitamin E 100 IU), dan perlakuan dengan 1,4 µg/mL Î²-glukan dari masing masing Saccharomyces Sp BR1, BR2, dan SC. Saccharomyces sp galur SC ternyata menghasilkan β-glukan tertinggi sebesar 88,70% (ekivalensi glukosa), sedangkan galur BR1 dan BR2 masing masing sebesar 22,56% dan 46,28%. Basil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa peningkatan aktiiitas katalase tertinggi (581,48%) diberikan oleh B glukan dari S. cerevisiae SC, peningkatan aktifitas SOD dan penurunan kadar MDA tertinggi diberikan oleh β-glukan dari Saccharomyces Sp BR1 (359,17% dan 48,18%) dibandingkan dengan kontrol negatif. Uji statistik ((α = 0,05) menunjukkan aktifitas antioksidan β-glukan Saccharomyces Sp BR2 dan SC tidak berbeda nyata dengan aktifitas Vitamin E (100 IU).

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2012-04-30

Terbitan

Bagian

Articles