Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Buah Makasar (Brucea javanica [L.] Merr) terhadap Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis serta Produksi ROI Sel Fagosit Mencit secara In vivo

Penulis

  • ROS SUMARNY UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • SILVI RISDIYANTI UNIVERSITAS PANCASILA ,

Abstrak

Salah satu cara untuk mencegah penyakit adalah dengan meningkatkan efektivitas sistem imun badan dalam melawan penyebab penyakit. Brucea javanica(L.) Merr adalah tanaman suku Simambaceae yang diketahui mengandung senyawa kuasinoid yang memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker, antiplasmodiurn dan meningkatkan efektifitas sistem imun humoral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol buah makasar terhadap sistem imun non spesifik dengan menghitung aktivitas dan kapasitas fagositosis serta produksi reactive oxygen intermediate (ROI) sel fagosit mencit secara in viva pada dosis 100, 200 dan 300 mg/kg BB. Lima kelompok tikus masing masing terdiri dari 12 ekor disiapkan untuk 6 ekor dikorbankan setelah 7 hari dan 14 hari perlakuan dengan ekstrak etanol buah Makasar dengan dosis 100 mg/kg, 200 mg/kg, dan 300 mg/kg, serta kontrol positif Stimuno. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas fagositosis meningkat dengan meningkatnya dosis perlakuan. Aktivitas fagositosis tertinggi dicapai dengan dosis 300 mg/kg, diamati setelah 7 hari maupun 14 hari perlakuan, dengan kenaikan aktivitas fagositosis sebesar 65,60% dan 70,5%. Produksi ROI sel fagosit menunjukkan respon yang berbeda setelah 7 hari atau 14 hari perlakuan dengan ekstrak etanol buah Makasar. Produksi ROI meningkat 43% setelah 14 hari pemberian ekstrak etanol buah Makasar 300 mg/kg BB.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2012-04-30

Terbitan

Bagian

Articles