Potensi Ekstrak Etanol Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai Alternatif Sediaan Diuretik Alami

Penulis

  • ANDRIYANTO ANDRIYANTO INSTITUTE PERTANIAN BOGOR ,
  • NASTITI KUSUMORINI INSTITUTE PERTANIAN BOGOR ,
  • FITRIA YUSKHA INSTITUTE PERTANIAN BOGOR ,

Kata Kunci:

belimbing wuluh, buah, ekstrak, etanol, aktivitas diuretik

Abstrak

Diuretikum merupakan sediaan yang digunakan untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung. Secara empiris masyarakat telah menggunakan belimbing wuluh sebagai diuretikum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekstrak etanol buah belimbing wuluh sebagai diuretikum alami dengan menggunakan 90 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 3 sub-kelompok masing-masing 5 ekor mencit untuk 3 kali pengulangan. Kelompok 1 diberi larutan salin Tween 80, kelompok 2 diberi larutan urea 500 mg/kg BB, kelompok 3 diberi larutan furosamide 3 mg/kg BB, kelompok 4 diberi ekstrak belimbing wuluh 2.5 g/kg BB, kelompok 5 diberi ekstrak belimbing wuluh 5 g/kg BB, dan kelompok 6 diberi aquades. Aktivitas diuretik ditentukan dengan mengukur volume urin kumulatif setiap jam berturut-turut selama 5 jam. Ekstrak belimbing wuluh 2.5 g/kg BB menunjukkan aktivitas diuretik kuat pada jam ke-2 dan mencapai maksimum pada jam ke-3 setelah pemberian. Pada saat puncak aktivitas diuretik, ekstrak belimbing wuluh 2.5 g/kg BB memiliki potensi meningkatkan diuretik sebesar 219% dibanding aquades dan sebesar 41.5% dibanding furosemide. Dengan demikian, ekstrak etanol buah belimbing wuluh terbukti memiliki potensi sebagai diuretika alami.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2011-09-30

Terbitan

Bagian

Articles