Aktivitas Antikanker Ekstrak Daun Aglaia elliptica Blume pada Tikus Betina yang Diinduksi 7,12 dimethylbenz[a] antracene

Penulis

  • AGUNG ERU WIBOWO BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI ,
  • FRANS D. SUYATNA UNIVERSITAS INDONESIA ,
  • WAHONO SUMARYONO ,
  • NURYATI CHAIRANI SIREGAR BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI ,

Kata Kunci:

Aglaia elliptica Blume, ekstrak daun, tumor mamae, hambatan

Abstrak

Aglaia elliptica Blume adalah tanaman dari suku Meliacecae yang mengandung senyawa cyclopenta[b]tetrahydrobenzofuran dengan efek sitotoksik kuat pada berbagai jenis sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek hambatan karsinogenesis ekstrak etanol daun Aglaia elliptica Blume pada mamae tikus betina galur Sprague Dawley (SD) yang diinduksi 7,12 dimetilbenz[a] antracene (DMBA). Penelitian diawali dengan induksi 50 ekor tikus betina galur SD menggunakan DMBA dosis 20 mg/kg BB secara oral sebanyak 11 kali. Sebanyak 25 ekor tikus betina yang tumbuh tumor mamae dibagi dalam 5 kelompok. Tiga kelompok diberi ekstrak pada dosis 50, 100 dan 200 mg/200 g BB sehari setelah muncu tumor selama 30 hari, 1 kelompok sebagai kontrol negatif dan 1 kelompok sebagai kontrol positif (diberi doksorubisin 2 μg/200 g BB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi DMBA memberikan insidensi tumor sebesar 74% dan multiplisitas sebesar 2 nodul/ekor. Hasil analisis histopatologi tumor mamae menunjukkan bahwa tingkat karsinogenesis sampai kategori Ductal Carcinoma Invasive (DCIV). Pemberian ekstrak etanol dosis 50,100 dan 200 mg/200 g BB dapat menekan pertumbuhan volume tumor berturut-turut sebesar 30%, 33.5% dan 37.4%.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2011-09-30

Terbitan

Bagian

Articles