Percepatan Penyembuhan Luka oleh Krim Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) terhadap Luka Kulit Kelinci secara Histopatologi

Penulis

  • ROBERT TUNGADI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO ,
  • FAISAL ATTAMIMI UNIVERSITAS HASANUDDIN ,
  • EVA FIRMINA SABU UNIVERSITAS HASANUDDIN ,
  • EKO NUGRAHA UNIVERSITAS HASANUDDIN ,

Kata Kunci:

histopatologi, ikan gabus, krim, luka

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh krim yang mengandung berbagai konsentrasi ikan gabus pada waktu penyembuhan luka dan pada histologi kulit dibandingkan dengan kontrol. Sampel penelitian 9 ekor kelinci yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: kelompok I (0.5%), kelompok II (1%), dan kelompok III (2%). Setiap kelinci dalam setiap kelompok dilukai pada dorsal kiri dan kanan seluas 4 cm2 dengan menggunakan scalpel steril. Luka pada dorsal kiri dioles dengan krim ikan gabus (menurut konsentrasi dari setiap kelompok) dan pada dorsal kanan dioleskan basis krim sebagai kontrol. Pengamatan dilakukan pada hari ke-3, hari ke-6, dan hari ke-12 melalui pengukuran luas luka dan foto luas luka. Pada hari ke-12, insisi kulit dilakukan pada setiap kelompok untuk pengamatan histopatologi. Data pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan program SPSS 15 dengan metode test perulangan. Hasil pengamatan mengindikasikan bahwa kelompok III (2%) mempunyai efek secara signifikan (p < 0.05) dalam mempercepat proses penyembuhan luka yang ditandai dengan berkurangnya luas luka setiap hari dan ini dibuktikan dengan pengamatan histopatologi kulit yang menunjukkan konsentrasi 2% dapat memperbaiki jaringan granulasi kulit dengan cepat pada hari ke-12 dibandingkan dengan konsentrasi 0.5% dan 1%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan krim ikan gabus konsentrasi 2% dapat mempercepat proses penyembuhan luka.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2011-09-30

Terbitan

Bagian

Articles