Isolasi dan Identifikasi Senyawa Bioaktif Ekstrak Aseton Daun Garcinia lateriflora Blume

Penulis

  • SRI HARTATI LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA ,
  • DEDE RAHMAWATI UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • SUJASWADI WIRYOWIDAGDO UNIVERSITAS PANCASILA ,

Kata Kunci:

Garcinia lateriflora BL., asaron, murine P388, Artemia salina L.

Abstrak

Studi pendahuluan mencakup skrining fitokimia, uji toksisitas terhadap larva udang (Artemia
salina Leach) dan sel lestari murine P388 telah dilakukan terhadap ekstrak aseton daun Garcinia
lateriflora Blume. Isolat yang menunjukkan effek mortalitas paling tinggi dilakukan fraksinasi, isolasi
dan pemurnian. Penentuan struktur kimia senyawa aktif dilakukan dengan menganalisis spektrum IR , GCMS
(Gas Chromatography mass spectrometer) dan spektrometer resonansi magnetik inti proton (1H-RMI )
dan inti kabon (13C-RMI ). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat paling aktif terhadap larva
udang Artemia salina L. dengan nilai LC50 18.03 ug/mL adalah b-asaron, IC50 hasil uji terhadap sel lestari
murine P-388 adalah 47.0 ug/mL. Senyawa ini pertama kali diisolasi dari tumbuhan Garcinia lateriflora
BL.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2011-09-30

Terbitan

Bagian

Articles