Aktivitas Antioksidan Ekstrak Air dan Etanol 70% Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) dan Sirih Merah (Piper cf. fragile Benth.) dengan Metode Peredaman Radikal Bebas DPPH

Penulis

  • DIANA SERLAHWATY UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • SETYORINI SUGIASTUTI UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • RIZKA CHANDRA NINGRUM UNIVERSITAS PANCASILA ,

Kata Kunci:

sirih hijau, Piper betle L., sirih merah, Piper cf. fragile Benth., ekstrak, antioksidan, DPPH

Abstrak

Daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun sirih merah (Piper cf. fragile Benth.) secara empiris digunakan untuk pengobatan antara lain sebagai anti mikroba, anti diabetes, antiseptik dan mengatasi hidung berdarah (mimisan) serta diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Telah dilakukan penapisan fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dari ekstrak air dan etanol 70% daun sirih hijau dan sirih merah. Penapisan fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak air dan etanol 70%, baik daun sirih hijau dan daun sirih merah, mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, tanin, steroid dan triterpenoid, yang dapat memberikan aktivitas antioksidan. Dengan metode peredaman radikal bebas DPPH, dapat ditunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak air daun sirih hijau dan sirih merah masing-masing (IC50) 36.02 μg/mL dan 60.35 μg/mL, sedangkan aktivitas antioksidan masing-masing ekstrak etanol 70% adalah (IC50) 10.59 μg/mL dan 28.05 μg/mL. Aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada ekstrak etanol 70% daun sirih hijau (IC50 = 10.59 μg/mL), tetapi lebih rendah dibandingkan dengan kontrol positif vitamin C (IC50 =7,39 μg/mL) dan kuersetin (IC50 = 2.89 μg/mL). Uji statistik menggunakan analisis varian (ANO VA) dua arah yang dilanjutkan dengan uji Tukey menunjukkan ada perbedaan bermakna antara jenis sirih hijau dan sirih merah serta antara pelarut air dan etanol 70% yang ditunjukkan dengan nilai P < α (α = 0.05).

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2011-09-30

Terbitan

Bagian

Articles