Studi Hubungan Struktur dan Aktivitas Senyawa Antioksidan dari Kulit Batang Kandis Gajah (Garcinia griffithii T. Anders)

Penulis

  • ELFITA ELFITA UNIVERSITAS SRIWIJAYA ,
  • DACHRIYANUS DACHRIYANUS UNIVERSITAS ANDALAS ,
  • SUPRIYATNA SUPRIYATNA UNIVERSITAS PADJADJARAN ,
  • HUSEIN H. BAHTI UNIVERSITAS PADJADJARAN ,

Kata Kunci:

hubungan struktur dan aktivitas, antioksidan, Garcinia griffithii

Abstrak

Empat senyawa santon dan dua senyawa benzofenon dari kulit batang kandis gajah (Garcinia griffithii) telah diisolasi dengan metode ekstraksi dan kromatografi. Keenam senyawa tersebut adalah 1,7-dihidroksisanton (1), l,6,7~trihidroksisanton (2), 1,6-dihidroksi-3-metoksi-4,7-di-(3-metilbut2-enil)santon (3), 1,5-dihidroksi-3,6-dimetoksi-2,7-di-(3-metilbut-2-enil)santon (4), gutiferon I (5), dan isosantosimol (6). Terhadap keenam senyawa hasil isolasi dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan tiga metode, yaitu: (i) metode peredaman radikal bebas, (ii) metode santin-santin oksidase (X0), dan (iii) metode nitro tetrazolium biru santin oksidase (NBT/XO). Ditemukan bahwa senyawa gutiferon I (5) dan isosantosimol (6) sangat aktif antioksidan (IC50 â‰¤ 10.2 µg/mL), senyawa 1,6,7 -trihidroksisanton (2) dan l,6-dihidroksi-3-metoksi-4,7-di-(3~metilbut-2-enil)santon (3) aktif antioksidan (IC50 â‰¤ 100 µg/ mL), sedangkan senyawa 1,7-dihidroksisanton (1) dan 1,5-dihidroksi-3,6-dimetoksi-2,7-di-(3-metilbut2-enil)santon (4) tidak aktif antioksidan (IC50 > 100 µg/mL). Berdasarkan data ini dapat disarankan bahwa aktivitas antioksidan dari senyawa hasil isolasi dipengaruhi oleh adanya gugus dihidroksil pada posisi orto, jumlah gugus hidroksil, dan adanya gugus hidroksil pada posisi para terhadap C karbonil pada heterosiklik.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2011-04-30

Terbitan

Bagian

Articles