Uji Aktivitas Sitotoksik dan Antioksidan Ekstrak Daun Keladi Tikus (T yphonium divaricatum (L) Decne)

Penulis

  • YUNAHARA FARIDA UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • TITIEK MARTATI UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • AHMAD MUSIR UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • BERNARD EDWARD UNIVERSITAS PANCASILA ,

Kata Kunci:

keladi tikus (Typhonium divaricatum (L) Decne), BSLT, aktivitas sitotoksik, T-47D, MTT, DPPH

Abstrak

Telah dilakukan uji aktivitas sitotoksik dan antioksidan dari ekstrak metanol dan n-heksana daun keladi tikus (Typhonium divaricatum (L) Decne). Pada penelitian ini dilakukari skrining fitokimia untuk mengetahui profil senyawa, dilanjutkan uji aktivitas biologi menggunakan Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), dan uji sitotoksik terhadap sel kanker payudara T-47D menggunakan metode MTT, Aktivitas antioksidan diukur menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol yang diperoleh mengandung senyawa flavonoid, saponin dan steroid/triterpenoid, sementara dalam ekstrak n-heksana hanya ditemukan steroid/triterpenoid. Ekstrak metanol mempunyai aktivitas biologis tertinggi dengan nilai IC50 = 32,9 bpj dan ekstrak n-heksana memiliki aktivitas sitotoksik tertinggi dengan nilai IC50 = 32,50 bpj.  Aktivitas antioksidan tertinggi menggunakan DPPH dan vitamin C sebagai kontrol positif ditunjukkan oleh ekstrak metanol, dengan nilai IC50 = 56,63 bpj, Hasil uji menunjukkan bahwa daun keladi tikus berpotensi sebagai antikanker dan peredam radikal bebas.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2010-09-30

Terbitan

Bagian

Articles