The Effectiveness of GABA Agonist in Decreasing Expression of NR2B Subunit of N-Methyl-D-Aspartate (NMDA) Receptor in Neuropathic Mice by Partial Sciatic Nerve Ligation (PSNL) Method

Penulis

  • FIFTEEN APRILA FAJRIN UNIVERSITAS JEMBER ,
  • JUNAIDI KHOTIB UNIVERSITAS AIRLANGGA ,
  • IMAM SUSILO UNIVERSITAS AIRLANGGA ,

Kata Kunci:

Neuropathic pain, PSNL, baclofen, gabapentin, spinal cord

Abstrak

Nyeri neuropati merupakan nyeri yang disebabkan oleh trauma atau cedera pada saraf. Saat ini, terapi untuk mengatasi nyeri neuropati beralih pada agonis GABA yang menyebabkan kembalinya keseimbangan antara neurotransmitter eksitatori dan inhibitori di sistem saraf pusat (SSP). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas dari gabapentin dan baclofen dalam menurunkan ekspresi dari reseptor N-Methyl-D-Aspartate (NMDA) subunit NR2B pada nyeri neuropati. Empat puluh mencit dibagi kedalam 8 kelompok yaitu: sham, kontrol negatif, gabapentin (10, 30, 100 nmol) dan baclofen (1, 10, 30 nmol). Nyeri neuropati diinduksi dengan ligasi pada saraf sciatic dengan metode Partial Sciatic Nerve Ligation (PSNL). Senyawa uji diberikan setiap hari selama tujuh hari, satu minggu setelah induksi. Pada hari ke-15, mencit dikorbankan dan diambil bagian spinal cord. Ekspresi reseptor NMDA subunit NR2B diamati dengan imunohistokimia dan data dianalisis menggunakan anova satu arah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan gabapentin dan baclofen menurunkan ekspresi reseptor NMDA subunit NR2B (dose dependent) dibandingkan kelompok sham. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa gabapentin dan baclofen dapat mengatasi nyeri neuropati melalui penurunan aktivitas reseptor NMDA subunit NR2B.

Referensi

Diterbitkan

2017-09-04

Terbitan

Bagian

Articles