Faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Obat Program Rujuk Balik (PRB) di Fasilitas Pelayanan Obat PRB Wilayah Eks Karesidenan Kediri (Studi pada Ketersediaan Obat Hipertensi)
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v16i1.437Kata Kunci:
Ketersediaan Obat, JKN, BPJS-Kesehatan, PRB, KediriAbstrak
Pelayanan obat PRB diberikan kepada peserta penderita penyakit kronis yang sudah terkontrol/stabil namun masih memerlukan pengobatan jangka panjang oleh karena itu perlu ada jaminan ketersediaan obat untuk kebutuhan terapinya. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengelolaan obat, pendukung pengelolaan obat, kebijakan, ketersediaan obat PRB, dan menganalisis pengaruh dari pengelolaan obat, pendukung pengelolaan obat, dan kebijakan PRB terhadap ketersediaan obat PRB di fasilitas pelayanan obat PRB wilayah eks Karesidenan Kediri. Studi pada ketersediaan obat Hipertensi karena prevalensi penyakit hipertensi cenderung meningkat dari 7.6% pada tahun 2007 menjadi 9.5% pada tahun 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan memberikan kuesioner terhadap 18 responden pengelola obat PRB yang memenuhi kriteria inklusi. Responden diukur kemampuannya dalam mengelola obat PRB, penilaiannya terhadap pendukung pengelolaan obat dan kebijakan PRB. Ketersediaan obat dihitung berdasarkan persentase obat Hipertensi yang dilayankan dan berdasarkan perhitungan stok. Nilai skor pengelolaan obat, pendukung pengelolaan obat, dan kebijakan PRB diuji pengaruhnya terhadap ketersediaan obat PRB dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Obat, Penilaian responden terhadap pendukung Pengelolaan Obat dan Kebijakan PRB dikategorikan cukup baik. Ketersediaan Obat PRB untuk penyakit Hipertensi di fasilitas pelayanan obat PRB dengan perhitungan stok menunjukkan kemampuan menyediakan obat PRB rata-rata sebesar 28.71%, sedangkan fasilitas mampu memenuhi semua obat PRB untuk penyakit hipertensi yang diresepkan rata-rata sebesar 72.67%. Jadi fasilitas menyediakan obat pengganti diluar stok obat PRB rata-rata sebesar 43,95%. Upaya yang dilakukan untuk menyediakan obat pengganti tersebut antara lain dengan meminjam obat sejenis dari persediaan regular atau mengadakan obat sejenis dengan harga yang mendekati e-catalogue. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan faktor Pengelolaan Obat, Pendukung Pengelolaan Obat, dan Kebijakan PRB berpengaruh signifikan terhadap Ketersediaan Obat PRB (p<0.10). Faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap ketersediaan Obat PRB adalah Pengelolaan Obat PRB (p< 0.10), terutama Pemilihan Obat PRB (p<0.10). Pemilihan obat merupakan tahap awal dari siklus pengelolaan obat, dimana tahap awal adalah tahap yang paling menentukan tahapan selanjutnya. Kerangka Manajemen Farmasi mempengaruhi ketersediaan obat PRB, terutama faktor pengelolaan obat pada tahap pemilihan obat PRB. Pemilihan obat PRB merupakan tahap awal dari siklus pengelolaan obat yang menentukan tahap selanjutnya.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















