Fraksinasi Ekstrak Butanolik Kaldu Fermentasi Isolat Kapang Tanah Banjarmasin Biomcc-F.T.3762 Berbasis Uji Aktivitas Penghambatan Dihidroorotat Dehidrogenase Plasmodium falciparum

Penulis

  • AMILA PRAMISANDI BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI ,
  • HARMITA HARMITA UNIVERSITAS INDONESIA ,
  • ANIS HERLIYATI MAHSUNAH BADAN PENGKAJIAN dan PENERAPAN TEKNOLOGI ,

Kata Kunci:

dihydroorotate dehydrogenase, soil fungus, Plasmodium falciparum, bioassay-guided fractionation

Abstrak

Ekstrak butanolik kaldu fermentasi isolat kapang tanah BioMCC-F.T.3762 menunjukkan aktivitas penghambatan enzim dihidroorotat dehidrogenase Plasmodium falciparum (PfDHODH), rantai transport elektron mitokondrial bergantung fl avin, enzim yang diperlukan dalam jalur biosintesis pirimidin parasit. Ekstrak butanolik kasar menunjukkan aktivitas penghambatan enzim PfDHODH sebesar 97% pada konsentrasi 413 μg/mL dan tidak menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap enzim homolog manusia. Isolasi senyawa aktif dilakukan dengan fraksinasi berbasis uji aktivitas terhadap ekstrak butanolik kaldu fermentasi mikroba. Isolasi fraksi aktif menggunakan partisi cair–cair, kromatografi kolom silika gel, kromatografi kolom oktadesilsilan (ODS), dan pemurnian dengan high performance liquid chromatography (HPLC) preparatif. Puncak dominan di dalam fraksi aktif, FS10- 2-12 dan FS10-2-13, dideteksi dengan HPLC PDA, terelusi pada waktu retensi 12,6 menit dan 13,9 menit pada panjang gelombang 254 nm, secara berturut - turut. Fraksi aktif menunjukkan aktivitas penghambatan enzim PfDHODH sebesar 75% dan 40%, secara berturut – turut, pada konsentrasi 100 μg/mL. Sebagai pembanding, atpenin A5, inhibitor poten kompleks II mitokondrial menunjukkan aktivitas penghambatan enzim PfDHODH sebesar 75% pada konsentrasi 366 μg/mL.

Referensi

Diterbitkan

2017-04-30

Terbitan

Bagian

Articles