Evaluasi Penerapan CDOB sebagai Sistem Penjaminan Mutu pada Sejumlah PBF di Surabaya

Penulis

  • VANNINA AGUSTINI UNIVERSITAS AIRLANGGA ,
  • WAHYU UTAMI UNIVERSITAS AIRLANGGA ,
  • WAHONO SUMARYONO UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • UMI ATHIYAH UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • ABDUL RAHEM UNIVERSITAS PANCASILA ,

Kata Kunci:

CDOB, PBF, Surabaya

Abstrak

Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) adalah sebuah pedoman yang bertujuan untuk memastikan mutu sepanjang jalur distribusi sesuai persyaratan dan tujuan penggunaannya. Pedagang Besar Farmasi (PBF) dalam menjalankan pendistribusian obat wajib menerapkan 9 aspek CDOB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana PBF telah menerapkan 9 aspek tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah 41 PBF di Surabaya yang dipilih menggunakan teknik random sampling dan menggunakan instrumen penelitian berupa kuisioner. Data diambil pada bulan Agustus hingga September tahun 2015, dimana pada saat itu PBF belum diharuskan memiliki sertifi kat CDOB. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa 40 (97,56%) PBF belum memiliki sertifi kat CDOB. Dari 41 PBF yang menjadi responden, 18 (43,90%) PBF telah memenuhi ≥80% CDOB , 16 (39,02%) PBF telah memenuhi ≥65 - <80% CDOB , 6 (14,63%) PBF memenuhi ≥50 - <65% CDOB dan 1 (2,44%) PBF memenuhi <50% CDOB. Satu (2,44%) PBF tidak pernah melakukan kajian manajemen mutu, 4 (9,76%) Apoteker Penanggung Jawab (APJ) tidak pernah mengikuti pelatihan CDOB, 5 (12,20%) PBF yang semua personelnya belum pernah mendapatkan pelatihan CDOB, 5 (12,20%) PBF tidak pernah melakukan pemeriksaan NIE (Nomor Ijin Edar), 2 (4,88%) PBF jarang menyimpan obat sesuai suhu penyimpanan yang tertera pada kemasan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa belum seluruh PBF di Surabaya menerapkan 9 aspek CDOB, sehingga dapat secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap mutu obat yang didistribusikan oleh PBF tersebut. Keharusan PBF memiliki sertifi kat CDOB baru ditetapkan pemerintah pada akhir November 2017.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2017-04-30

Terbitan

Bagian

Articles