Kombinasi Ekstrak Daun Pandan Wangi ( Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) sebagai Antifungi terhadap Jamur Penyebab Ketombe

Penulis

  • AMBARWATI AMBARWATI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ,
  • TANTI AZIZAH SUJONO UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ,
  • RETNO SINTOWATI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ,

Kata Kunci:

pandan wangi, buah mengkudu, antijamur, ketombe, identifikasi jamur, identifikasi bahan aktif

Abstrak

Ketombe adalah masalah kulit kepala yang menyebabkan gatal dan rambut rontok. Hal ini disebabkan oleh mikroorganisme, terutama jamur. Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dan buah Mengkudu (Morinda citrifolia) diketahui memiliki efek antijamur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi ekstrak etil asetat 96% daun pandan wangi dan ekstrak etanol 96% buah mengkudu yang dapat menghambat jamur yang diisolasi dari ketombe. Jamur diisolasi dari sampel ketombe pada PDA (Potatoes Dextro Agar) dan dimurnikan. Berdasarkan penelitian, diketahui kepadatan jamurnya adalah 9,2x10􀹓 koloni / gram. Dimurnikan dari 17 jenis isolat jamur pada sampel ketombe. Uji penghambatan EPW:EP (1:1) menunjukkan bahwa 82,4% isolat jamur dihambat, diameter zona penghambatan berkisar antara 15-35 mm. Ada tiga jenis jamur: Aspergillus sp, Paecylomyces varotii, Candida sp (non albicans) dan 1 isolat adalah ragi. Senyawa aktif ekstrak daun pandan: fenol (9,42% b/b) dan fl avonoid (4,39% b/b), sedangkan pada ekstrak buah mengkudu: alkaloid (1,97% b/b), fenol (12,50% b/b) dan fl avonoid (8,61% b/b). Dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak daun pandan wangi dan buah mengkudu berpotensi digunakan sebagai shampo anti ketombe.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2017-04-30

Terbitan

Bagian

Articles