Optimasi Komposisi Emulgator dalam Formulasi Krim Fraksi Etil Asetat Ekstrak Kulit Batang Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk)

Penulis

  • Aldila Dina UNIVERSITA AHMAD DAHLAN ,
  • Suwidjiyo Pramono UNIVERSITAS GADJAH MADA ,
  • Nining Sugihartini UNIVERSITAS GADJAH MADA ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v15i2.503

Kata Kunci:

nangka, krim, optimasi, asam stearat, trietanolamina

Abstrak

Ekstrak kulit nangka (A. heterophyllus) dapat menghambat aktivitas enzim tirosinase. Ekstrak tersebut diformulasikan sebagai krim pemutih. Formulasi krim perlu pengemulsi untuk menghasilkan sifat fi sik dan stabilitas yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi optimum campuran asam stearat dan trietanolamina sebagai pengemulsi dalam ekstrak kulit buah nangka dengan metode desain faktorial. Fraksi ekstrak kulit nangka diformulasikan dalam krim. Komposisi asam stearat dan trietanolamina adalah F1 (5:0,4), Fa (2,5:0,4), Fb (5:0,2) dan Fab (2,5:0,2). Sifat fi sik krim (penyebaran, viskositas dan pergeseran viskositas) dievaluasi. Data dianalisis dengan menggunakan Design Expert untuk mendapatkan komposisi optimum bahan pengemulsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim ekstrak kulit buah nangka dengan variasi asam stearat dan trietanolamina memiliki nilai viskositas: 30628-37227 cps; kemampuan daya sebar berkisar 5,20-6,80 cm dan pergeseran viskositas antara 8,34-9,95%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula dengan komposisi campuran pengemulsi asam stearat 3,22 gram dan trietanolamina 0,3 gram memiliki sifat fi sik optimum.

Referensi

Diterbitkan

2017-09-30

Terbitan

Bagian

Articles