Khasiat dan Profil Kromatogram Fraksi Aktif dari Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) yang Diiradiasi

Penulis

  • Ermin Katrin PATIR-BATAN JAKARTA SELATAN ,
  • Setiananda Jacobs UNIVERSITAS PANCASILA ,
  • Hendig Winarno PATIR-BATAN JAKARTA SELATAN ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v15i2.509

Kata Kunci:

spchromatogram profile, mangosteen fruit peel, gamma irradiation, Garcinia mangostana L., cytotoxicity

Abstrak

Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) selain sebagai antiinflamasi, antihistamin,pengobatan penyakit jantung, antibakteri, antijamur, juga digunakan untuk pengobatan atau terapi kanker karena memiliki aktivitas sitotoksik pada sel kanker. Sebagian masyarakat Indonesia telah menggunakan kulit buah manggis dan membuat bubuk kulit manggis atau industri obat herbal telah memproduksinya sebagai ekstrak dalam kapsul. Usaha untuk mengawetkan kulit buah manggis kering dilakukan dengan pemanasan maupun dengan teknik iradiasi gamma. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh iradiasi gamma pada aktivitas sitotoksisitas ekstrak dan fraksi aktif kulit buah manggis terhadap sel leukemia L1210 dan profi l kromatogram ekstrak dan fraksi aktif dari kulit buah manggis. Serbuk kering kulit buah manggis diiradiasi gamma dengan dosis iradiasi 5; 7,5; 10; dan 15 kGy. Kemudian masing-masing sampel dimaserasi secara bertingkat dengan n-heksan, etil asetat, dan etanol. Setiap ekstrak diuji sitotoksisitasnya terhadap sel leukemia L1210. Ekstrak etil asetat merupakan ekstrak paling aktif (IC50 = 4,17 μg/mL) dibandingkan dengan ekstrak n-heksan (IC50 = 8,29 μg/mL) dan ekstrak etanol (IC50 = 7,52 μg/mL). Fraksinasi ekstrak etil asetat melalui kromatografi kolom diperoleh 6 fraksi. Hasil uji sitotoksisitas ke-6 fraksi tersebut menunjukkan bahwa fraksi 1 paling aktif (IC50 = 3,66 μg/mL), masih dalam batas aktif berpotensi antikanker (IC50 ≤ 20 μg/mL). Profil kromatogram fraksi 1 dengan KLT-densitometri menunjukkan pemudaran bercak pada dosis iradiasi 10 dan 15 kGy. Hasil analisis fraksi 1 dengan KCKT menunjukkan penurunan luar area puncak pada dosis 10 kGy yang berbeda nyata dengan kontrol. Berdasarkan profi l kromatogram dan hasil pengujiansitotoksisitas terhadap sel leukemia L1210, maka dosis maksimum  iradiasi gamma 7,5 kGy dapatditerapkan pada iradiasi kulit buah manggis tanpa mengubah khasiatnya.

Referensi

Diterbitkan

2017-09-30

Terbitan

Bagian

Articles