Pengaruh 2,4-D (Asam Diklorofenoksi Asetat) dan BAP (Benzyl Amino Purin) terhadap Proliferasi Kalus dan Produksi Metabolit Sekunder dari Kalus Kencur (Kaemferia galanga L.)
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v15i2.514Kata Kunci:
2,4 D dan BAP, kalus kencur, metabolit sekunder, in vitroAbstrak
Penelitian ini bertujuan mencari kombinasi konsentrasi 2,4-D (asam diklorofenoksi asetat) dan BAP (benzyl amino purin) yang memberikan pengaruh terbaik terhadap proliferasi kalus serta mengetahui pengaruh interaksi antara 2,4-D dan BAP terhadap peroleh kultur kalus kencur yang pertumbuhannya baik dan mampu menghasilkan metabolit sekunder kencur. Perlakuan untuk proliferasi kalus yaitu kombinasi 2,4 D (1–3 mg/L) dan BAP (0-0,2 mg/L). Semuanya disusun acak dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga ulangan, dan setiap unit perlakuan menggunakan 10 botol kultur. Kombinasi perlakuan yang efektif untuk proliferasi kalus adalah 2,4 D konsentrasi 1–3 mg/L dan tanpa penambahan BAP (B0) dimana menunjukkan hasil proliferasi kalus yang terbentuk memiliki volume kalus, bobot segar kalus, bobot kering kalus serta morfologi kalus (keremahan dan warna kalus) yang lebih baik dibandingkan dengan penambahan BAP, 2,4 D dengan konsentrasi 1 mg/L memberikan tingkat proliferasi kalus terbaik diantaranya volume kalus , bobot segar kalus, bobot kering kalus, keremahan kalus yang tinggi dan warna kalus yang putih, krem dan jernih. Semakin tinggi konsentrasi 2,4 D hingga 3 mg/L berpengaruh pada pembentukan warna kalus menjadi hijau dan mengarah pada proses organogenesis (pembentukan tunas dan akar). Berdasarkan uji analisis kualitatif menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT), ekstrak metanol kalus kencur hasil penelitian mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid dan etil para-metoksisinamat.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















