Pemodelan Molekul, Sintesis dan Penentuan Aktivitas Antineoplastik 1-(4-Trifluorometilbenzoiloksi)Urea

Penulis

  • SUKO HARDJONO UNIVERSITAS AIRLANGGA ,

Kata Kunci:

1-(4-trifluoromethylbenzoyloxy)urea, in silico test, synthesis, antineoplastic activity test

Abstrak

Untuk merancang obat baru, sifat fisikokimia molekul obat dapat diprediksi sebelum disintesis dan dimurnikan melalaui uji in silico. Ribonukleotida reduktase merupakan target utama atau reseptor dari senyawa antineoplastik seperti hidroksiurea (HU) dan turunannya, yaitu 1-(4-trifluorometilbenzoiloksi)urea atau 4-CF3BOU. Senyawa ini membentuk kompleks dengan struktur kristal enzim ribonukleotida reduktase I yaitu 2EUD. Jumlah ikatan hidrogen dan energi ikatan berupa rerank score dari kompleks keduanya dihitung dengan program Molegro. Secara teoretis, aktivitas senyawa ditunjukkan oleh rerank score. Senyawa yang mempunyai rerank score kecil diprediksi aktivitasnya besar. Senyawa 4-CF3BOU diprediksi memiliki aktivitas lebih besar dibanding HU. Mekanisme reaksi sintesis 4-CF3BOU adalah masuknya gugus nukleofilik hidroksil dari HU pada gugus karbonil dari 4–trifluorometilbenzoil klorida (4-CF3BCl). Uji kemurnian dilakukan dengan menggunakan KLT dan penentuan titik lebur. Identifikasi struktur dilakukan berdasarkan spektra UV-VIS, FT-IR, H/C-RMI, dan MS. Dalam penelitian ini, 4-CF3BOU telah berhasil disintesis dan setelah diuji aktivitas antineoplastiknya terhadap sel HeLa mempunyai IC50 sebesar 82,37 μg/mL, sedangkan HU mempunyai IC50 430,21 μg/mL. Aktivitas antineoplastik 4-CF3BOU lebih besar dibanding HU.

Referensi

Diterbitkan

2017-09-04

Terbitan

Bagian

Articles