Uji Aktivitas Antiinflamasi Nanopartikel Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan Metode Penghambatan Denaturasi Protein

Penulis

  • Yunahara Farida Universitas Pancasila ,
  • Deni Rahmat Universitas Pancasila ,
  • Agi Widia Amanda Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v16i2.569

Kata Kunci:

Temulawak, Ekstrak, Nanopartikel, Antiinflamasi, Denaturasi Protein

Abstrak

Rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sebagai antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes dan antikanker. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan aktivitas antiinflamasi dari ekstrak rimpang temulawak dengan nanopartikelnya. Ekstrak rimpang temulawak dibuat dengan maserasi yang menggunakan pelarut etanol 96% (v/v). Ekstrak dibuat menjadi nanopartikel dengan metode gelasi ionik dimana menggunakan kitosan dan tripolifosfat. Uji antiinflamasi in vitro dilakukan dengan metode penghambatan denaturasi protein. Hasil uji aktivitas antiinflamasi dengan menggunakan metode penghambatan denaturasi protein pada ekstrak dan nanopartikel ektrak rimpang temulawak menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas antiinflamasi. Hasil menunjukkan nilai rata-rata penghambatan denaturasi protein (IC50) dari ektrak 521,67± 5,80 bpj sedangkan nilai IC50 dari nanopartikel ektrak rimpang temulawak yang diuji yaitu 398,02±1,78 bpj. Sehingga hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas antiinflamasi nanopartikel ekstrak rimpang temulawak lebih baik daripada ekstrak rimpang temulawak.

Referensi

Diterbitkan

2018-10-30

Terbitan

Bagian

Articles