Optimasi Formula Sediaan Krim Sunflower (Helianthus annuus L.) Oil

Penulis

  • Eva Husein Universitas Sanata Dharma ,
  • Agatha Budi Susiana lestari Universitas Sanata Dharma ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v17i1.681

Kata Kunci:

Sunflower oil. krim, tween 80, span 80, simplex lattice design

Abstrak

Minyak biji bunga matahari (sunflower oil) banyak digunakan dalam krim pelembab untuk menjaga kehalusan dan kelembapan kulit. Penggunaan emulgator yang tepat dapat membantu terbentuknya sediaan krim yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mencari komposisi optimum antara Tween 80 dan Span 80 yang menghasilkan sediaan krim dengan sifat fisik dan stabilitas fisik yang baik ditinjau dari viskositas, daya sebar, dan pergeseran viskositas setelah 30 hari. Kemampuan krim dalam mempertahankan kelembapan kulit diuji dengan metode Transepidermal Water Loss (TEWL). Rancangan penelitian menggunakan Simplex Lattice Design 2 faktor 2 level. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari formula yang diuji, terdapat 3 formula yang memenuhi persyaratan untuk respon yang diuji, yaitu pada kombinasi Tween 80:Span 80 (6:4)%, (7;3)% dan (8:2)%. Viskositas yang diperoleh berada dalam kisaran 143,3-153,3 dPas, daya sebar antara 5,0-5,3 cm, dan pergeseran viskositas antara 4,3-6,8%. Uji TEWL dilakukan terhadap formula optimum yang diperoleh, dan penurunan TEWL yang diperoleh berkisar antara 17,9-38,0%. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa sunflower oil dapat diformulasikan dalam sediaan krim menggunakan kombinasi Tween 80 dan Span 80 pada konsentrasi (6:4)%, (7;3)% dan (8:2)% yang memenuhi persyaratan viskositas, daya sebar, dan pergeseran viskositas selama waktu penyimpanan 30 hari, dan terbukti mampu mempertahankan kelembapan kulit.

Referensi

Diterbitkan

2019-04-24

Terbitan

Bagian

Articles