Kadar Makronutrien Dan Nilai Indeks Glikemik Tepung Umbi Suweg (Amorphophallus campanulatus) Dengan Dan Tanpa Difermentasi
DOI:
https://doi.org/10.35814/jifi.v17i1.699Kata Kunci:
Amorphophallus campanulatus, tepung umbi suweg, fermentasi, bakteri asam laktat, makronutrien, indeks glikemikAbstrak
Bahan pangan berindeks glikemik rendah makin diminati masyarakat. Nilai indeks glikemik suatu bahan makanan dapat tergantung pada komposisi makronutrien. Fermentasi pada bahan makanan dapat merubah kadar makronutrien. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh fermentasi bakteri asam laktat pada kadar makronutrien (protein, lemak, karbohidrat) dan indeks glikemik tepung umbi suweg (Amorphophallus campanulatus). Umbi suweg diiris tipis, difermentasi dengan 10% isolat bakteri asam laktat T1-2, kemudian diinkubasi pada suhu ruangan selama 4 hari. Hasil fermentasi dibuat tepung. Tepung suweg diuji untuk menentukan indeks glikemik menggunakan mencit percobaan. Kadar makronutrien karbohidrat, lemak dan protein ditentukan secara kimia. Hasil menunjukkan selama proses fermentasi BAL 0-4 hari terjadi peningkatan viabilitas BAL dari hari ke-0 sampai hari ke-2 (3,64x108- 20,38x108 sel/ml) dan mengalami penurunan setelah hari ke-2 (14,63x108-7,91x108 sel/ml), jumlah total asam meningkat (0,2066%-1,2599%) seiring dengan pH yang menurun (5,43-4,37). Kadar protein tepung suweg terfermentasi BAL 7,41% dan tanpa fermentasi BAL 6,05%. Kadar lemak tepung suweg terfermentasi BAL 0,46% dan tanpa fermentasi BAL 0,38%. Kadar karbohidrat tepung suweg terfermentasi BAL 81,7% dan tanpa fermentasi BAL 82,15%. Nilai indeks glikemik tepung suweg terfermentasi BAL 64,6 dan tanpa fermentasi BAL 69,4. Berdasarkan uji statistik, fermentasi BAL 10% pada tepung suweg selama 4 hari menyebabkan perubahan yang tidak berbeda nyata pada kadar makronutrien (lemak, karbohidrat, protein) namun berbeda nyata pada nilai indeks glikemik (P>0,05)
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Licencing
All articles in Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia are an open-access article, distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This licence applies to Author(s) and Public Reader means that the users mays :
- SHARE:
copy and redistribute the article in any medium or format - ADAPT:
remix, transform, and build upon the article (eg.: to produce a new research work and, possibly, a new publication) - ALIKE:
If you remix, transform, or build upon the article, you must distribute your contributions under the same license as the original. - NO ADDITIONAL RESTRICTIONS:
You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
It does however mean that when you use it you must:
- ATTRIBUTION: You must give appropriate credit to both the Author(s) and the journal, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
You may not:
- NONCOMMERCIAL: You may not use the article for commercial purposes.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















