Pengaruh Crude Fukoidan dari Ekstrak Sargassum crassifolium terhadap Kadar ICAM-1 dan VCAM-1 pada Sel Raw 264.7 yang Diinduksi Lipopolisakarida

Penulis

  • Ayu Werawati Universitas Pancasila ,
  • Esti Mumpuni Universitas Pancasila ,
  • Kusmardi Kusmardi Universitas Indonesia ,
  • Dian Ratih Laksmitawati Universitas Pancasila ,
  • Syamsudin Abdillah Universitas Pancasila ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v17i1.704

Kata Kunci:

crude fukoidan, Sargassum crassifolium, ICAM-1, VCAM-1, sel RAW 264.7

Abstrak

Inflamasi adalah respon jaringan pembuluh darah terhadap infeksi dan jaringan yang rusak untuk menghilangkan penyebab inflamasi. Tapi dalam beberapa kondisi, inflamasi dapat menyebabkan timbulnya penyakit kronis, seperti aterosklerosis.  Adesi leukosit ke endotelium vaskular merupakan ciri proses inflamasi Adanya molekul adesi, seperti ICAM-1dan VCAM-1 yang meningkat dapat menyebabkan adesi monosit dan limfosit pada sel endotel melalui ikatan molekul adesi pada sel endotel.  Crude fukoidan berasal dari Sargassum crassifolium yang diambil dari perairan Garut dan diekstraksi dengan HCl encer, diuji aktivitas antiinflamasi melalui penghambatan kadar ICAM-1 dan VCAM-1 menggunakan model sel RAW 264.7 yang diinduksi inflamasi dengan lipopolisakarida. Uji viabilitas dilakukan  dengan metode MTT pada rentang konsentrasi 0,49-1000 µg/mL. Pola penghambatan proliferasi sel dipengaruhi oleh konsentrasi. Dari uji viabilitas didapat konsentrasi tertinggi yang menyebabkan viabilitas sel sebesar 80% adalah konsentrasi crude fukoidan 86,46 μg/ml. Crude fukoidan terbukti dapat menurunkan kadar ICAM-1 dan VCAM-1  pada konsentrasi 50 dan 25 μg/ml. Persen penghambatan kadar ICAM pada konsentrasi 50 µg/mL adalah 61,04% dibanding kontrol inflamasi dan 74,26% pada konsentrasi 25 µg/mL.  Sementara persen penghamabatan kadar VCAM-1 pada konsentrasi 50 µg/mL adalah74,76% dibanding kontrol inflamasi dan 79,94% pada konsentrasi 25 µg/mL.

Referensi

Diterbitkan

2019-04-24

Terbitan

Bagian

Articles