Studi Klinik Khasiat dan Keamanan Sediaan Tablet Ekstrak Dibanding Rebusan Ramuan Hiperurisemia

Penulis

  • Agus Triyono Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu ,
  • Widhi Astana Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu ,
  • Danang Ardianto Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu ,
  • Fajar Novianto Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v19i1.739

Kata Kunci:

study klinik, tablet dan rebusan, ramuan jamu hiperurisemia

Abstrak

Hiperurisemia merupakan penyakit gangguan metabolik yang sering ditemukan di masyarakat, dan
memerlukan pengobatan jangka panjang. Untuk mengetahui khasiat dan keamanan ramuan hiperurisemia,
telah dilakukan study klinik khasiat dan keamanan sediaan tablet dibanding rebusan ramuan hiperurisemia.
Study klinik dilakukan dengan rancangan penelitian open label randomized clinical study dan paralel design.
Penelitian melibatkan 55 orang dengan hiperurisemia yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subjek mengikuti randomisasi sehingga terbagi dalam kelompok tablet atau rebusan dengan intervensi selama 28 hari. Kelompok tablet minum tablet dengan dosis 3x2 tablet per hari dan kelompok rebusan minum infusa rebusan dengan dosis 3 kali satu gelas per hari. Dilakukan pemeriksaan asam urat darah pada H0, H14 dan H28 dan pemeriksaan laboratorium SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin pada H0 dan H28. Sediaan tablet rata rata menurunkan asam urat (7,74 mg/dL menjadi 6,53 mg/dL) dan sediaan rebusan rata rata menurunkan asam urat (7,93 mg/dL menjadi 7,09 mg/dL). Pemberian sediaan tablet menghilangkan gejala klinis bengkak/nyeri kaki, bengkak/nyeri tangan, pegel linu dan gejala lainnya terjadi pada waktu yang berbeda dengan pada pemberian rebusan. Pemberian kedua sediaan selama 28 hari pada subjek tidak menaikkan nilai SGOT, SGPT, ureum dan kreatinin serta tidak ditemukan gejala efek samping yang serius.

Referensi

Diterbitkan

2021-04-30

Terbitan

Bagian

Articles