Hubungan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Karang Pule 2019

Penulis

  • Baiq Nurbaety Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mataram ,
  • Baiq Leny Nopitasari‬ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mataram ,
  • Catur Esty Pamungkas Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Mataram ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v20i1.769

Kata Kunci:

Kepatuhan, tablet Fe, anemia, ibu hamil

Abstrak

Anemia merupakan masalah yang dialami oleh 38,2% ibu hamil di dunia pada tahun 2011. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1%. Pemberian tablet Fe di Kota Mataram masih rendah dibandingkan dengan Kabupaten lain di NTB dimana belum semua ibu hamil mendapatkan tablet Fe sebanyak 90 tablet (91,5%). Prevalensi ibu hamil yang paling banyak mengalami anemia pada tahun 2018 adalah di Puskesmas Karang Pule sebanyak 117 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Karang Pule. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan secara cross sectional pada bulan Juni-Agustus 2019. Data dikumpulkan menggunakan kuesiner MMAS-8 dan pengukuran kadar hemoglobin. Subyek penelitian adalah ibu hamil yang di wilayah kerja Puskesmas Karang Pule yang telah medapatkan tablet Fe yang berjumah 160 respoden. Analisis data menggunakan uji chi square (P=95%). Anemia terjadi pada 105 responden (65,6%) dan yang tidak mengalami anemia sebesar 55 responden (34,4%). Tingkat kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe sebesar 24,4% dengan kepatuhan tinggi, 47,5% dengan kepatuhan sedang dan 28,1% dengan kepatuhan rendah. Uji chi square menunjukkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai asyimp. Sig 0,577.

Referensi

Diterbitkan

2022-04-29

Terbitan

Bagian

Articles