Tinjauan Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L.) diaplikasikan untuk Sediaan Gel

Penulis

  • Wahyuning Setyani Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma ,
  • Jacinda Yakub Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma ,
  • Octavianus Yandri Sanata Dharma University
  • Viola Resti Kawan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma ,
  • Theresia Jenny Haryanto Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma ,
  • I Made Myasa Darmika Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i1.774

Kata Kunci:

Ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.), Staphylococcus aureus

Abstrak

Biji pepaya memiliki banyak manfaat dalam pengobatan. Salah satu manfaat yang telah dipelajari adalah aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa fitokimia dari ekstrak etanol biji pepaya dan aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak etanol biji pepaya diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Maserasi dilakukan dengan menimbang 85 gram serbuk simplisia, dimaserasi menggunakan 500 mL etanol 95% kemudian dibiarkan selama 4 hari sambil diaduk sesekali, kemudian disaring untuk memperoleh filtrat dan residu. Sisa residu kemudian direndam kembali (diremaserasi) dengan 250 mL etanol 95% dan dibiarkan selama 2 hari. Setelah 2 hari, sampel disaring untuk memperoleh filtrat dan residu. Semua filtrat diuapkan menggunakan rotary evaporator untuk mendapatkan ekstrak kental. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan fenolik pada ekstrak etanol biji pepaya. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji pepaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus dilakukan secara in vitro dengan metode difusi cakram pada beberapa konsentrasi. Pada konsentrasi 2%, 4%, dan 6% aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji pepaya tergolong sedang dan pada konsentrasi 8% dan 10% aktivitas antibakterinya tergolong kuat terhadap bakteri Staphylococcus aureus.

Referensi

Diterbitkan

2020-04-28

Terbitan

Bagian

Articles