Stabilitas Fisik Transethosome Kurkumin yang Menggunakan Kombinasi Surfaktan Tween 60 dan Span 60

Penulis

  • Yudi Srifiana Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA ,
  • Anisa Amalia Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA ,
  • Yusnia Yusnia Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.796

Kata Kunci:

Kurkumin, span 60, tween 60, transethosome, stabilitas

Abstrak

Kurkumin memiliki kelarutan yang rendah di dalam air serta memiliki stabilitas yang rendah sehingga

diperlukan suatu sistem penghantaran obat yang dapat mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya adalah transethosome. Transethosome tersusun dari beberapa komponen salah satunya surfaktan. Surfaktan merupakan komponen yang dapat membantu meningkatkan stabilitas sistem transethosome sehingga pada penelitian ini dilakukan penelitian mengenai pengaruh penggunaan kombinasi surfaktan (tween 60 dan span 60) terhadap stabilitas fi sik transethosome kurkumin. Pada penelitian ini digunakan kombinasi tween 60 dan span 60 dengan perbandingan 1:2, 1:1, 2:1 pada konsentrasi 5%. Transethosome yang terbentuk kemudian dikarakterisasi meliputi organoleptis, viskositas, ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel, potensial zeta, efi siensi penjerapan dan pH. Pengamatan karakteristik transethosome dilakukan selama 8 minggu untuk melihat stabilitas fiisik dari transethosome. Hasil pada minggu ke 0 menunjukkan bahwa transethosome yang terbentuk suspensi dengan warna orange dan berbau khas fosfatidilkolin, dengan viskositas tertinggi pada formula 3, memiliki ukuran partikel 1-1000 nm, polidispersitas 0-0,571, memiliki nilai potensial zeta negatif, memiliki efi siensi penjerapan diatas 80% dan pH 8,5-10,0. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan penggunaan kombinasi tween 60 dan span 60 dengan perbandingan 3:1 (F3) dapat meningkatkan stabilitas fi sik transethosome kurkumin

Referensi

Diterbitkan

2020-10-28

Terbitan

Bagian

Articles