Uji Aktivitas Antimalaria in vitro dari Ekstrak Etanol Batang Tanaman Ashitaba (Angelica keiskei [Miq.] Koidz)

Penulis

  • Alvi Kusuma Wardani Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram ,
  • Abdul Rahman Wahid Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram ,
  • Yanti Astuti Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram ,

DOI:

https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.815

Kata Kunci:

Malaria, Ashitaba, Angelica keiskei, in vitro, Plasmodium falciparum

Abstrak

Infeksi malaria sampai saat ini menjadi masalah kesehatan yang serius dan kompleks di dunia.

Kesulitan pengobatan malaria disebabkan karena terjadinya resistensi parasit malaria terhadap obat sintetis. Salah satu alternatif untuk menanggulangi terjadinya resistensi adalah dengan memakai obat herbal seperti tanaman Ashitaba (Angelica keiskei [Miq.] Koidz). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas ekstrak etanol batang Ashitaba sebagai antimalaria pada parasit Plasmodium falciparum strain 3D7. Ekstrak batang Ashitaba diuji kandungan senyawa kimia dan aktivitas antimalaria terhadap Plasmodium falciparum strain 3D7 dengan konsentrasi 100, 10, 1, 0,1 dan 0,01 μg/ml. Hasil uji kandungan senyawa kimia dari ekstrak batang Ashitaba positif mengandung senyawa fl avonoid dan kalkon. Ekstrak batang Ashitaba dengan konsentrasi 100, 10, 1, 0,1 dan 0,01 μg/ml memiliki nilai hambatan rata-rata sebesar 67,75%, 46,61%, 32,56%, 19,60%, dan 7,56%. Hasil uji aktivitas antimalaria ekstrak etanol batang Ashitaba mempunyai nilai IC50 11,07 μg/ ml. Aktivitas antimalaria ekstrak etanol batang Ashitaba masuk dalam kategori aktivitas antimalaria yang baik dengan nilai IC50 masuk dalam rentan 10-50 μg/ml.

Referensi

Diterbitkan

2020-10-28

Terbitan

Bagian

Articles